Wakapolda Warning Panitia Rekrutmen Polri Tidak Melakukan Kecurangan


DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali Brigjen Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si. memberikan warning kepada seluruh panitia tes seleksi penerimaan anggota Polri tahun ajaran 2021, agar tidak melakukan praktek kecurangan. 


Hal itu ditegaskan Brigjen Suardana setelah mengumpulkan seluruh panitia yang terdiri dari kalangan internal dan eksternal dalam penerimaan anggota Polri tahun ajaran 2021 di mako Polda Bali, Selasa (30/3/2021). 


Jenderal bintang satu dipundak itu menerangkan, proses penerimaan anggota Polri tahun ini tidak beda jauh dari proses sebelumnya. Dimana, untuk penerimaan Polri tetap memegang prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) serta Clean and Clear. 


Ia pun meminta kepada seluruh panitia agar membaca kembali dan memahami sistem yang diberlakukan pada penerimaan anggota Polri tahun ini. 


Disebutkannya, ada beberapa item penting yang perlu digaris bawahi dalam penerimaan anggota Polri. Antara lain kendala pada aplikasi yang digunakan untuk melakukan pendaftaran online. Kemudian penerimaan anggota Polri dilakukan ditengah pandemi. 


"Panitia harus saling berkoordinasi dan melakukan pengawasan secara ketat untuk mendapatkan calon anggota Polri yang unggul sesuai program prioritas Kapolri yang disebut “Presisi”. Yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dengan menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul di era police 4.0," tegasnya. 


Untuk itu, kepada para pengawas internal maupun eksternal agar betul-betul mengawasi proses rekrutmen untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam setiap tahapan tes seleksi. " Jika hal itu terjadi dan ada laporan masuk, maka siap-siap kalian diperiksa dan dikenai sanksi. Jadi jangan coba-coba melakukan kecurangan,” tegasnya. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top