PEMBUKAAN "Workshop Reorientasi Kurikulum Pendidikan Tinggi dengan Pendekatan OBE untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri” di Kampus UPMI Bali.
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, melalui Lembaga Pengembangan Akademik (LPA) menggelar "Workshop Reorientasi Kurikulum Pendidikan Tinggi dengan Pendekatan OBE (Outcome Based Education) untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Program Studi Pendidikan Sejarah UPMI".
Workshop yang berlangsung di Kampus UPMI, Senin (8/7/2024), merupakan Program Bantuan Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung Kampus Merdeka Mandiri tahun 2024, sekaligus rangkaian review kurikulum di lingkungan UPMI Bali.
Demikian dikatakan Rektor UPMI Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum., di sela membuka kegiatan. Rektor menuturkan, OBE merupakan sistem pendidikan yang dirancang berfokus pada ‘outcome’ dan tidak hanya berpusat pada materi yang harus diselesaikan.
"Kurikulum juga harus dirancang dengan menekankan pada proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa sehingga pembelajaran terjadi penuh dengan interaktif dan inovatif. Hari ini kami sangat beryukur Pak Syamsul Arifin bisa hadir di tengah kesibukan beliau," kata rektor.
Tantangan yang dihadapi, lanjutnya, adalah adalah bagaimana mahasiswa mampu bersaing di era abad 21 di tengah tuntutan industri yang menginginkan seorang mahasiswa memiliki kompetensi yang semakin tinggi dan fleksibel mengikuti perkembangan jaman. Oleh karena itu pendidikan abad 21 menjadi jawaban revolusi industri 4.0 menjadi education 4.0.










