https://www.traditionrolex.com/27 UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19, BALI 12 MEI 2020 - FAJAR BALI
 

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19, BALI 12 MEI 2020

(Last Updated On: 12/05/2020)

DENPASAR – fajarbali.com | Dewa Made Indra ( Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali ) dalam laporannya yang dibacakan secara online mengatakan “ Pasien yang sembuh dari virus ini pada selasa (12/5/20) bertambah 5 orang WNI, terdiri dari 3 orang PMI dan 2 orang Non PMI.

 

 

 Dengan demikian, bahwa jumlah pasien yang telah sembuh di Bali tercatat seluruhnya ada 215 orang, dikatakan Dewa Made Indra.

Sementara itu, untuk jumlah kumulatif pasien positif, ada 328 orang bertambah (bertambah 14 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI, 9 Orang Daerah Terjangkit dan 4 orang Transmisi Lokal).

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 109 orang yang berada di 10 rumah sakit dan dikarantina (Bapelkesmas, Wisma Bima dan BPK Pering), Lanjutnya.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 123 Orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini, ” kata Dewa Made Indra.

“Yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan COVID-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menghimbau masyarakat Bali untuk  mentaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, POLRI dan pemerintah pusat di daerah bersama sama menegakkan peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa  dan Pelabihan Padang Bai. Kalau masyarakat akan melintasi jalur jalur ini maka pada pintu masuk akan  dijaga petugas”. demikian Dewa Made Indra. (ded).

 

 

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bekerjasama Dengan Perusahaan Telekomunikasi, Google dan Kemendikbud Sediakan Paket Gratis untuk Pengajar

Rab Mei 13 , 2020
Dibaca: 18 (Last Updated On: 12/05/2020)JAKARTA-fajarbali.com | Mengajar dari rumah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi jutaan pengajar, namun biaya yang diperlukan untuk bisa online semakin lama bisa terasa berat. Itulah alasan Google dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Tri, dan Smartfren […]

Berita Lainnya