DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tim monitoring dari Dinas Koperasi usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) Kota Denpasar bersama Kantor Perbendaharaan Provinsi Bali melakukan monitoring dan eveluasi (monev) terhadap dua Usaha Kecil Menengah (UKM) CV Sudana Bersaudara, Jl. Nagasari, Br. Poh Manis, Desa Pentih Dangin Puri dan Warung Glory, Jl. Ratna No. 2 Denpasar, Senin (13/5).
Monitoring dan evaluasi UKM penerima KUR tersebut dipimpin Wakil Ketua Monev KUR, yang juga Kepala Dinas Koperasi-UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, SE, M.Si., didampingi Kabid UKM, Ngakan Widnyana dan Sidik dari Kantor Perwakilan Pembedaharaan Provinsi Bali.
Erwin Suryadarma mengatakan, pihaknya ingin melihat secara langsung sejauh mana KUR yang disalurkan pihak bank dimanfaatkan dengan baik oleh UKM. Dua UKM penerima kredit dari perbankan masing-masing menerima KUR Rp 500 juta dilihat langsung apakah sudah dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan usahannya. KUR yang diterima oleh dua UKM teresebut sudah sesuai harapan sehingga usaha yang dijalankan berjalan dengan baik. ”Kami harapkan perbankan terus member bantuan kepada UKM yang ada di Kota Denpasar. Karena permasalahan yang ada UKM kita adalah akses permodalan,’’ ujar Erwin Suryadarma.
Erwin pun berharap, pemberian dana KUR dengan bunga murah maka UKM-UKM yang ada di Denpasar akan terus bergerak meningkatkan usahannya. Dulunya UKM yang ada masih mikro dan sekarang dengan adanya bantuan dana, pelatihan termasuk pemasaran akan naik kelas menjadi usaha kecil menengah. ”Ke depan kami harapkan UKM-UKM yang ada di Kota Denpasar tumbuh dan berkembang. Mengingat wirausaha-wirausaha yang ada di Denpasar minimal tumbuh di atas 2 persen. Bahkan sekarang sudah tumbuh lebih dari 2 persen,’’ ungkap Erwin.










