UDD PMI Buleleng Kurang Tiga Ribu Kantong Darah Dari Target Setahun

SINGARAJA-fajarbali.com | Target Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Buleleng  dalam  memenuhi kebutuhan darah masih kurang 3.000 kantong dari taget setahun 12.000 kantong. Hal ini diungkapkan oleh Kepala UDD PMI Kabupaten Buleleng Rizani, Sabtu (28/8/2021) kemarin.


Lebih jauh dikatakan oleh dr.  Rizani, pencapaian pemenuhan darah baru mencapai 9.000 kantong dari target. Tentunya ketersediaan ini masih sangat kurang. Untuk menjaga stok atau ketersediaan darah di UDD  PMI Kabupaten Buleleng, bagi yang membutuhkan darah diwajibkan keluarga pasien untuk mendonorkan darahnya sebagai donor pengganti.

”Hal ini kita lakukan dengan terpaksa,melihat ketersediaan darah sangat kurang. Kebutuhan per hari saja 30-35 kantong.Dirinya berharap kepada pendonor tetap untuk rutin melakukan donor darah sesuai jadwal.  Saat ini 60 hari sudah bisa melakukan donor darah,”terangnya melalui saluran telepon.

Baca juga :
Bertahan di Tengah Pandemi, Generasi Milenial Diminta Mulai Lirik Dunia Pertanian
Banyupinaruh, Sebagian Pantai Gianyar Sepi

Disinggung mengenai upaya dalam pemenuhan kebutuhan darah, dr Rizani menyampaikan sudah melakukan berbagai upaya diantaranya kegiatan donor sesuai jadwal yang ditentukan, melakukan donor darah sistem jemput bola dengan Mobil Unit Donor Darah, juga ajakan donor melalui berbagai media. Selain jemput bola, dirinya berharap dengan pelayanan UDD PMI Kabupaten Buleleng di gedung baru yang berlokasi di Jalan Yudistira Utara No. 2A  Singaraja depan lapangan tenis Giri Putri Singaraja akan dapat menggugah kesadaran dan keberanian ikut donor darah, karena sudah terpisah dengan RSUD Buleleng.

”Gedung baru ini sangat representatif dapat melayani 24 jam dan bagi pendonor melayani sampai jam 6 sore setiap hari. Terlebih dimasa pandemi  ini ada perasaan takut untuk donor karena masuk ke areal rumah sakit. Sekarang  dengan gedung baru ini, kami berharap masyarakat Buleleng dapat dengan senang hati berbagi, saling tolong untuk menyumbangkan darahnya,”harapnya.

Sementara itu, salah satu pendonor Gede Hari Yuda Pratama  ditemui usai donor di gedung UDD PMI Kabupaten Buleleng asal Desa Jinengdalem mengatakan, dirinya donor karena sudah ada pemberitahuan  untuk donor selanjutnya melalui pesan singkat dari PMI.

”Saya sudah 30 kali melakukan donor,  hari ini kebetulan ada keluarga teman saya yang membutuhkan darah. Pas jadwal juga karena sudah 2 bulan lalu saya donor. Apalagi sekarang gedungnya baru jadi sangat nyaman dengan prokes yang ketat pula. Semoga  sumbangsih dengan setetes darah  ini dapat menolong sesama. Jangan takut donor ya,”ajaknya.

Untuk diketahui fasilitas gedung baru UDD PMI Kabupaten Buleleng  merupakan bekas Sekretariat IDI dan IBI Kab. Buleleng  dan sudah beroperasi sejak 1 Agustus lalu, memiliki sarana ruang pemeriksaan dokter, ruang donor dengan tiga bed, ruang istirahat dan laboratorium dengan total  22 orang pegawai dan dua dokter. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rebut Medali Emas di PON XX Papua, Srikandi Buleleng Berjuang Untuk Bali

Ming Sep 5 , 2021
SINGARAJA-fajarbali.com | Tidak ingin nama Bali terkenal dari budaya, Pariwisata dan keunikan yang tersimpan di Pulau Dewata itu, melainkan Bali dinginkan juga terkenal akibat prestasi olah raga. Seperti itulah yang tersirat di benak seorang atlit PON XX Bali asal Kabupaten Buleleng Ni Made Shantya Ratika Dewi yang merupakan atlt pesilat wanita […]