AMLAPURA - fajarbali.com | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan sosialisasi yang digelar Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini berlangsung di Area Masjid Assasut Taqwa, Karangasem, Bali pada Selasa, (17/3).
Sosialisasi program strategis nasional ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, bersama para pemangku kepentingan terkait. Dalam sambutannya, Tutik Kusuma Wardhani menegaskan bahwa program MBG memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan gizi yang masih dihadapi masyarakat Indonesia.
“Kita semua menyadari bahwa gizi merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Data menunjukkan bahwa kekurangan gizi, seperti stunting dan malnutrisi, masih menjadi tantangan besar yang dihadapi bangsa ini,” ujar Tutik.
Ia juga menekankan bahwa program MBG bukan hanya sekadar intervensi di bidang kesehatan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Gizi yang baik dan seimbang adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif.
Mengkonsumsi makanan bergizi adalah fondasi utama dalam membentuk fisik dan kecerdasan generasi muda kita untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, program MBG juga memberikan efek positif terhadap perekonomian lokal. Tutik menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam rantai pasok pangan.
“Program Makan Bergizi Gratis ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya di tingkat lokal. Program ini mendorong keterlibatan petani, nelayan, peternak, dan UMKM sebagai pemasok bahan baku serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mendukung keberhasilan implementasi program MBG secara merata. Program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan malnutrisi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.rl










