SINGARAJA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Untuk mendukung serta menumbuhkan perekonomian di masyarakat Buleleng di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketapang Ikan) Buleleng lebih mengoptimalkan program Rumah Pangan Lestari (RPL) di tiap kecamatan di Buleleng. RPL itu program dari Pemkab Buleleng dan di Buleleng sampai sekarang ini sudah ada kelompok-kelompok yang membuat RPL. Hal tersebut diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketapangikan Kabupaten Buleleng Jon Benni Ariatman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/4/2020).
Jon Benni Ariatman menjelaskan progam RPL ini merupakan pemanfaatan pekarangan, yang ada disetiap rumah tangga. Rumah tangga dimaksud adalah yang saat ini mengalami penurunan penghasilan dengan adanya situasi pandemi Covid-19.Selain itu juga progam RPL ini bisa mengurangi biaya hidup di rumah tangga. Jon Benni mengatakan bahwa momen ini sangat baik untuk penerapan program RPL dan mengajak warga untuk menanam komoditi bumbu masak dan tanaman lokal lainnya di pekarangan masing-masing. Melalui bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketapangikan mencoba maksimalkan terkait pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan guna penambahan bahan pokok dan juga pendapat keluarga.”Situasi saat ini sangat baik untuk menerapkan RPL dan saya berharap Masyarakat Buleleng melalui KWT dan Ibu – Ibu PKK dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya,”jelasnya. Pekarangan bisa dimanfaatkan dengan ditanami tanaman seperti rica, tomat, terong, kangkung darat, bayam, dan lainnya dengan memakai kantong plastik media tanam. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman ini bisa menjadi solusi untuk menghindari ke tempat umum seperti pasar.










