Tingkatkan Minat Literasi Warga Melalui Program Pojok Baca di Kantor Desa Bona

IMG-20260413-WA0055
Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Unmas Denpasar di Desa Bona, Gianyar melahirkan Pojok Baca untuk meningkatkan literasi masyarakat.

GIANYAR-fajarbali.com | Dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat, mahasiswa melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pembuatan rak buku sebagai fasilitas pojok baca di Kantor Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar, belum lama ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang edukatif, produktif, dan berdaya saing.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi sebagai salah satu pilar utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di tengah pesatnya arus informasi, kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi keterampilan yang sangat esensial.

Namun demikian, ketersediaan sarana membaca yang memadai di lingkungan desa masih terbatas, sehingga diperlukan langkah konkret untuk menghadirkan fasilitas yang mudah diakses oleh masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa merancang dan merealisasikan pembuatan rak buku yang ditempatkan di area Kantor Desa sebagai pojok baca. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berkunjung untuk membaca berbagai jenis buku, mulai dari buku pengetahuan umum, pendidikan, hingga informasi praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Proses pembuatan rak buku dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari perencanaan desain, pengadaan bahan, hingga tahap perakitan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa turut melibatkan perangkat desa sebagai bentuk kolaborasi yang harmonis antara dunia akademik dan masyarakat. Sinergi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang telah diwujudkan bersama.

Dosen Pembimbing Lapangan, Ni Made Verayanti Utami, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa dalam menjalankan program ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil fisik berupa rak buku, tetapi juga pada dampak jangka panjang dalam membangun budaya literasi di masyarakat.

"Program ini menjadi langkah awal yang sangat baik dalam menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan desa. Harapannya, pojok baca ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan," ujarnya.

BACA JUGA:  Harganas ke-32 di Bali Penuh Kehangatan: Merayakan Akar Budaya, Menumbuhkan Nilai Keluarga 

Sementara itu, Perbekel Desa Bona, I Gusti Gede Susila, menyambut baik program yang dilaksanakan oleh mahasiswa. la menyampaikan bahwa kehadiran pojok baca ini memberikan nilai tambah bagi pelayanan dan fasilitas di kantor desa.

"Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa. Fasilitas ini sederhana, tetapi memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Semoga ke depannya dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga," ungkap Susila.

Dengan hadirnya pojok baca ini, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, khususnya membaca. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun dan memperkuat budaya literasi di lingkungan Desa Bona.

Program ini mendapatkan respons positif dari berbagai pihak, khususnya pemerintah desa dan masyarakat setempat. Ke depan, pojok baca ini diharapkan dapat terus berkembang, baik dari segi penambahan koleksi buku maupun peningkatan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi di tingkat desa. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top