DISEMINASI-Tiga dosen/peneliti ISI Denpasar usai Diseminasi Hasil Penelitian dan Penciptaan Seni tahun 2022, Rabu (19/10).
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tiga Dosen Insitut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang tergabung tim peneliti, yakni, Ni Made Liza Anggara Dewi, S.Sn., M.Sn., AA Trisna Ardanari Adipurwa, S.Sn., M.Sn., dan I Putu Arya Janottama berhasil menciptakan aplikasi tutorial tari Bali berbasis android.
Dikonfirmasi di Denpasar, Kamis (20/19), Liza Anggara Dewi, selaku ketua tim peneliti menjelaskan, tari Bali adalah kesenian yang dilakukan dengan menggerakan tubuh secara ritmis dan indah mengikuti alunan gamelan.
"Untuk mencapai penampilan yang sempurna dalam tari Bali, seorang penari harus memenuhi peraturan dan norma dalam pembelajaran tari Bali," jelas Liza Anggara Dewi.
Menurutnya, ada tiga unsur utama yang harus diketahui. Pertama Wiraga atau kemampuan penari untuk menggerakan tubuhnya sesuai dengan teknik dasar tari Bali, selanjutnya Wirama yaitu kemampuan penari dalam menyesuaikan gerak tari dengan iringan gamelan yang mengiringinya dan terakhir Wirasa yaitu kemampuan penari untuk memberikan ekspresi atau penjiwaan dalam setiap ungkapan gerak yang disampaikan sesuai dengan ritme tarinya.
"Proses pembelajaran tari membutuhkan interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didik, yang mengharuskan peserta didik datang ke tempat latihan secara bertahap dalam durasi waktu tertentu," imbuhnya.
Seiring perkembangan teknologi yang semua dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat, mengakibatkan metode pembelajaran manual dengan waktu latihan yang terbatas dan jadwal yang telah ditetapkan menjadi suatu hal yang membosankan dan kurang menarik.











