Tiga Toko di Imam Bonjol Ludes Terbakar Diduga Gegara Arus Pendek Listrik

Kerugian Belum Bisa Ditafsir

(Last Updated On: )

TOKO TERBAKAR-Polisi memasang garis police line di 3 toko yang terbakar di jalan Imam Bonjol, Denpasar. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tiga toko di Jalan Imam Bonjol nomor 262, Denpasar Barat, yakni Toko Tas Kulit Double Leather, Indie Perfume dan Counter HP Mekar Cell, ludes terbakar, pada Rabu 10 July 2024 sekitar pukul 04.00 dini hari. Kebakaran itu diduga karena arus pendek listrik di Toko Tas Kulit Double Leather 

 
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, dari penyelidikan di lapangan diketahui pemilik toko tersebut bernama Ajis (53), Made Suardana (46) dan Sapei. 
 
Dijelaskannya, pemilik toko Indie Parfum, yakni Ajis sedang tidur di dalam tokonya sekitar pukul 04.00 dini hari. Tiba-tiba ia merasakan matanya perih dan langsung terbangun. Sontak Ajis kaget melihat asap membumbung tinggi dari dalam Toko Tas Kulit. 
 
Seketika Ajis keluar dan berteriak minta tolong kepada Security PT. Asaparis yakni Wayan Eka Darmawan, serta tukang gojek yang melintas. Beberapa menit kemudian, petugas pemadam kebakaran datang ke TKP untuk memadamkan si jago merah. 
 
Sementara dari keterangan saksi Made Suardana ia sedang tidur dan dibangunkan oleh salah satu warga bernama Pak Wirta. Warga tersebut mengatakan bahwa counter handphone miliknya terbakar. 
 
Selanjutnya, saksi lantas bangun pergi ke counter dan melihat api sudah membesar di dalam toko kulit Double Leather. Saksi juga melihat petugas pemadam kebakaran tiba untuk memadamkan api. Sekitar pukul 05.00 Wita, api berhasil dipadamkan.
 
“Sumber api diduga berasal dari toko kulit double leather. Dugaan sementara kerena hubungan arus pendek listrik,” ungkap AKP Sukadi. 
 
Terkait kerugian yang dialami masing masing pemilik toko, AKP Sukadi mengatakan belum diketahui secara rinci. Mengingat para korban pemilik toko belum mengecek barang-barang yang terbakar. 
 
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian kebakaran tersebut,” pungkasnya mengakhiri. R-005 

Next Post

Pengabdian Masyarakat Wilayah Berkelanjutan, Tekan Kasus Balita Stunting di Desa Les, Buleleng

Rab Jul 10 , 2024
Masalah gizi kurang sangan erat kaitannya dengan terjadinya stunting pada  balita. Salah satu faktor yang berperan aktif dalam mendeteksi dini masalah adalah peran seorang ibu balita dan kader.
BU Kom

Berita Lainnya