SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Akibat kurang hati-hatinya seorang pelajar Luh Sopiani (15) asal Banjar Dinas Pemaroan, Desa Patemon, Kecamatan Seririt yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Lokapaksa kelas delapan saat mengendarai kendaraan bermotor Honda Vario dengan nomor polisi DK 6706 UA saat melintas di jalan umum Singaraja-Seririt, Wilayah Desa Lokapaksa tepatnya di simpang empat Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt membuat Sopiani bersama dengan teman sekolahnya Komang Sugiani (15) asal sama tewas setelah setelah terlibat akalantas dengan mobil box Isuzu dengan nomor polisi DK 9301 FK yang dikendarai oleh Kadek Indrawan (26) asal Banjar Dinas kaliasem, Desa Kaliasem, Kecamatan Seririt, Rabu (11/3/2020) sekitar pukul 12.45 wita .
Menurut informasi yang sempat dikumpulkan di lokasi kejadian dimana kejadian lakalantas itu berawal disaat korban mengendarai kendaraan miliknya dari selatan menuju Utara kemudian saat korban sampai disimpang empat korban tidak melihat kanan kiri kemudian pada saat bersamaan datang truk box dari arah Timur menuju Barat sehingga terjadi lakalantas.
Korban dan temannya yang tidak menggunakan helem disapu truk box hingga terpental yang mengakibatkan Sopiani mengalami cedera kepala berat (CKB) keluar darah pada telinga dan hidung, luka lecet pada kaki dan meninggal dunia ditempat kejadian. Sedangkan teman korban juga mengalami luka remuk dibagian kepala belakang, tidak sadarkan diri, keluar darah pada telinga dan hidung dan meninggal dunia di RS Santhi Graha Seririt. Menurut Kasubag humas Mapolres Buleleng Iptu Semarajaya membenarkan kejadian yang mengakibatkan dua orang pelajar meninggal dunia akibat kurang hati-hatinya dalam mengendarai kendaraan bermotor.










