Terbanyak Di Bali, Positif Covid-19 Di Bangli Tembus 70 Kasus

BANGLI – fajarbali.com | Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli benar-benar sangat mengkhawatirkan. Betapa tidak, saat ini Kabupaten Bangli menempati urutan pertama jumlah kasus positif terbanyak di Propinsi Bali menyalip Kota Denpasar. Tercatat hingga Minggu (10/05/2020), jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Bangli telah menembus diangka 70 kasus.

 

Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi menyebutkan, penambahan kasus cukup significant terjadi di Bangli sejak Jumat (08/05/2020) lalu. Dimana, setelah dua hari sebelumnya tidak ada penambahan kasus, saat itu justru kembali terjadi peningkatan kasus yang sangat signifiknat mencapai 10 orang. Rinciannya, 7 dari kecamatan Susut dan 3 dari Kecamatan Bangli. “Berikutnya untuk hari ini, kasusnya kembali bertambah lagi 4 orang. Sehingga akumulasi totalnya kini mencapai 70 kasus,” ungkap Mantan Camat Kintamani ini.

Disampaikan, empat penambahan kasus terbaru masing-masing dari Uma Anyar, desa Tamanbali 1 orang melalui transmisi lokal. Dari Abuan Kangin desa Abuan, Susut 1 seoarang PMI, dari  br. Jelekungkang, desa Tamanbali  1 seoarang PMI dan dari Br. Tandang, desa Batur 1 orang PMI. “Untuk empat penambahan positif itu, satu orang merupakan transmisi lokal dan sisanya dari PMI,” jelasnya.

Sementara untuk tingkat kesembuhan disampaikan, hanya bertambah satu orang. “Penambahan pasien yang sembuh satu orang dari Serokadan, desa Abuan,” ungkap pejabat asal desa Demulih, Susut ini. Dengan demikian, secara rinci disampaikan dari total akumulasi warga Bangli yang terpapar corona sebanyak 70 kasus, 30 masih menjalani perawatan dan sebanyak 40 orang sudah dinyatakan sembuh.

Lebih lanjut disinggung Kabupaten Bangli kini menempati jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Bali, pihaknya tidak membantahkan. Kata Dirgayusa, banyaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli salah satu faktornya karena banyaknya jumlah PMI diKabupaten Bangli. Selain itu, saat ini di Kabupaten Bangli juga memiliki program tracking PMI secara menyeluruh agar target penuntasannya wabah Covid-19 lebih cepat dilakukan. “Target pak Kasatgas, temukan pasien positif secepat mungkin. Semakin cepat ditemukan, maka semakin cepat upaya penanggulangan bisa dilakukan agar penyebarannya tidak semakin meluas,” ungkapnya. Dalam hal ini, pihaknya juga terus mewanti-wanti masyarakat seluruh Bangli untuk tetap disiplin dalam menjalankan semua himbauan pemerintah guna bisa segera memutus rantai penyebaran virus corona di Bangli. (arw)

 

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cegah Meluasnya Covid-19, Banjar Adat Pekuwon Gelar “Sipeng” Tiga Hari

Ming Mei 10 , 2020
BANGLI – fajarbali.com | Ditengah kian merebaknya tranmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Bangli, Banjar Adat Pakuwon, Desa Adat Cempaga, Bangli melaksanakan ‘sipeng’ atau nyepi adat selama tiga hari. Sipeng diwilayah banjar adat tersebut, dimulai dari Minggu (10/5/2020). Kegiatan ini dilaksanakan krama setempat, pasca terpaparnya dua orang warga setempat oleh Virus […]

Berita Lainnya