DENPASAR–sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Bali langsung tancap gas dalam mempersiapkan calon-calon yang akan diusung pada Pemilu 2024 mendatang. Salah satunya dengan launcing pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Hari Jumat (06/01) di Sekretariat DPW PSI Bali.
Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi Susanto mengatakan, dirinya ingin mengawal aspirasi masyarakat melalui jalur legislatif. Oleh karena itu, ia menyatakan akan maju ke DPRD Provinsi Bali dari Dapil Kota Denpasar. Selain dirinya, ada beberapa kader dari masing-masing kabupaten/kota yang ikut mendaftarkan diri.
Nengah Yasa mengaku, dirinya sangat konsern terhadap aspirasi masyarakat, utamanya terkait Desa Adat. Oleh karenanya, salah satu alasan ia mencalonkan diri yakni ingin memperjuangkan aspirasi yang erat kaitannya dengan desa adat dan SDM. Tak terkecuali dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang saat ini dinilai masih banyak yang belum tertata.
Menurutnya, pada Pileg 2024 ini, PSI Bali telah mematok target. Yakni satu kursi di 5 kabupaten/kota. Diantaranya, Kabupaten Badung, Gianyar, Buleleng dan Kabupaten Karangasem. Ia beralasan, target tersebut berdasarkan hasil dari pemetaan yang dilakukan oleh PSI Bali bersama DPC. “Gianyar target 1 kursi, termasuk di Badung, Buleleng, dan Karangasem masing-masing 1 kursi,” tandasnya.
Saat ini, PSI mampu menempatkan 2 kadernya duduk di DPRD Kota Denpasar dan satu di DPRD Provinsi Bali dari Dapil Denpasar. Pihaknya mengakui jika pertarungan diluar daerah tersebut dirasa berat. Meski demikian, bukan berarti tak bisa diraih. “Sedangkan di kabupaten lainnya dapil itu berat. Tetapi jika dapat di luar kabupaten tersebut berarti bonus,” tegasnya.










