GIANYAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Menangani Covid 19, posisi DPRD baik secara lembaga maupun secara personil kerap menuai sorotan oleh masyarakat. Hanya anggota DPRD Gianyar tidak akan mencari panggung dengan pemotongan gaji. Sedangkan kebijakan Bupati Gianyar dalam menangani wabah pendemi selalu mendapat dukungan penuh dari Legislatif Gianyar. Hal ini terungkap dalam Rapat Banmus terbatas DPRD Gianyar, Rabo (8/4/2020) .
Rapat Banmus terbatas DPRD Gianyar diawali dengan pembahasan teknis pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Gianyar tentang penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban LKPJ 2019. Rapat menyepakati, pelaksanaan sidang Paripurna akan dilaksanakan dengan memanfaatkan media elektronik tanpa mengurangi sistem dan mekanisme persidangan. Sekwan Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra diamanatkan pimpinan rapat untuk memastikan rapat paripurna berjalan lancar dan memenuhi prosedur kesehatan dalam pencengahan wabah Covid 19.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah anggota DPRD mempertanyakan langkah yang harus diambil secara kelembagaan, mengingat wakil rakyat ini kerap menuai sorotan di tengah usaha bersama memerangi wabah Covid 19. Padahal sejak wabah ini merebak, anggota DPRD Gianyar terus bergerak bersama-sama dengan eksekutf. Hanya saja, karena dewan ini bukan lembaga eksekutor, sehingga hanya aksi eksekutif saja yang muncul di permukaan. Sehingga disepakati jika DPRD Gianyar tidak akan mencari panggung dalam musibah ini dan tetap konsisten mendukung, mensupport Bupati Gianyar untuk mengambil langkah-langkah strategis. “Kami di DPRD Gianyar sudah mensupport saudara Bupati unuk memanfaatkan anggaran senilai Rp 32 Milyar dalan penanganan Covid 19 ini. Kalaupun pun angka ini masih dinilai kurang kami akan back-up lagi. Ini adalah salah satu langkah nyata kami dalan penagana Covid 19,” jelas Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, saat memimpin rapat.










