SINGARAJA-fajarbali.com | Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam membangun fondasi keselamatan berkendara di Pulau Dewata. Pada Kamis, 26 Maret 2026, tim Safety Riding menyambangi SDN 2 Kalibukbuk untuk menggelar sesi edukasi yang diikuti oleh 75 siswa. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menanamkan etika dan kewaspadaan di jalan raya kepada generasi muda sejak usia sekolah dasar.
Edukasi ini dikemas dengan pendekatan yang jauh dari kesan kaku. Melalui metode interaktif yang memadukan sesi tanya jawab, permainan edukatif, serta praktik langsung, para siswa diajak untuk memahami materi dengan cara yang menyenangkan. Pola komunikasi dua arah ini sengaja dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah diserap dan diingat oleh anak-anak, sekaligus menciptakan suasana belajar yang penuh keceriaan.
Materi yang disampaikan mencakup aspek-aspek krusial bagi pejalan kaki dan penumpang cilik. Siswa dibekali pengetahuan mengenai teknik berjalan di trotoar yang benar serta metode menyeberang jalan "4T" yang aman. Tak hanya itu, tata cara dibonceng sepeda motor yang benar serta kewajiban menggunakan helm saat bersepeda juga menjadi poin penekanan utama guna meminimalisir risiko cedera pada anak.
PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, menegaskan bahwa pembentukan karakter di jalan raya harus dimulai sedini mungkin. Menurutnya, kebiasaan yang dibentuk sejak kecil akan menjadi insting yang terbawa hingga dewasa. “Dengan memahami cara menyeberang dan berinteraksi di jalan secara benar, para siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri dan mengurangi potensi kecelakaan di lingkungan mereka,” ujarnya.
Pemilihan SDN 2 Kalibukbuk sebagai lokasi kegiatan bukanlah tanpa alasan yang kuat. Sekolah ini terletak di jalur utama lintas kabupaten yang berdekatan dengan kawasan wisata populer dengan arus lalu lintas yang sangat padat. Kondisi geografis yang berisiko tinggi ini menjadikan pembekalan safety riding sangat relevan dan mendesak bagi para siswa yang setiap harinya bersinggungan langsung dengan keramaian jalan raya.
Sebagai bentuk evaluasi dan pengembangan program, Astra Motor Bali juga membuka ruang diskusi kelompok serta pengisian survei aspirasi bagi para peserta. Masukan dari para siswa dan guru menjadi data penting untuk menyusun strategi edukasi yang lebih efektif di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa kampanye keselamatan ini bersifat dinamis dan terus beradaptasi dengan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan di SDN 2 Kalibukbuk ini menambah panjang daftar capaian Astra Motor Bali, yang sepanjang Januari hingga Maret 2026 telah mengedukasi sebanyak 547 pelajar di berbagai tingkatan. Melalui kampanye berkelanjutan bertajuk #Cari_Aman, Astra Motor Bali optimis dapat menciptakan generasi masa depan yang lebih peduli, sadar, dan disiplin dalam menerapkan perilaku aman di jalan raya demi keselamatan bersama. (M-001)










