Tambah Amunisi 10 Guru Besar, Unud Miliki 255 Profesor

IMG-20260413-WA0061
Rektor Unud Prof. Sudarsana mengukuhkan 10 Guru Besar Tetap bertempat di Auditorium Widya Sabha, Kampus Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (11/4/2026).

MANGUPURA-fajarbali.com | Universitas Udayana (Unud) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan mengukuhkan 10 Guru Besar Tetap dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Jimbaran, Sabtu (11/4/2026).

Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pengukuhan tersebut serta menegaskan pentingnya peran Guru Besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Universitas Udayana, sekaligus mendukung terwujudnya visi universitas yang unggul, mandiri, dan berbudaya,” ujarnya.

Sepuluh Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas, yakni 3 orang dari Fakultas Kedokteran, 4 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan, 1 orang dari Fakultas Teknik, serta 2 orang dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Adapun para Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Drs. I Nengah Simpen, M.Si. (Fisika Kebumian/Fakultas MIPA); Prof. drh. I Made Kardena, S.KH., MVS, Ph.D (Epidemiologi Veteriner/FKH); Prof. Dr. Dra. Ida Ayu Raka Astiti Asih, M.Si. (Kimia Bioorganik/Fakultas MIPA); Prof. Dr. dr. Ni Made Linawati, S.Ked., M.Si. (Histologi/Fakultas Kedokteran); Prof. Dr. drh. Hamong Suharsono, M.Kes. (Biokimia Biomedik/FKH).

Prof. Ir. Kadek Diana Harmayani, S.T., M.T., Ph.D. (Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan/Fakultas Teknik); Prof. Dr. dr. I Wayan Niryana, S.Ked., M.Kes., Sp.BS(K) (Bedah Saraf/Fakultas Kedokteran); Prof. Dr. dr. Dyah Kanya Wati, Sp.A(K) (Emergensi dan Rawat Intensif Anak/Fakultas Kedokteran); Prof. Dr. drh. Ida Bagus Oka Winaya, M.Kes. (Patologi Seluler/FKH); serta Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si. (Bedah dan Anestesi Veteriner/FKH).

Rektor menyebut, dengan tambahan 10 Guru Besar tersebut, kini total Guru Besar di lingkungan Unud mencapai 255 orang. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan pengukuhan sebelumnya pada Desember 2025 yang mengukuhkan 7 Guru Besar.“Angka ini akan terus bertambah. Saat ini terdapat potensi besar dari para dosen dengan jabatan Lektor Kepala untuk segera mencapai Guru Besar,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Murung Raya Jajaki Kerja Sama Pengiriman Residen Mandiri Dengan FK UNUD

Berdasarkan data SDM, dari total 1.670 tenaga pendidik di Unud, sebanyak 275 orang telah bergelar doktor dengan jabatan Lektor, serta 229 orang menjabat Lektor Kepala. Hal ini dinilai menjadi modal kuat untuk meningkatkan jumlah profesor di masa mendatang.

Selain itu, sebaran Guru Besar di masing-masing fakultas menunjukkan kontribusi yang beragam, dengan Fakultas Teknik menjadi penyumbang terbesar, diikuti Fakultas Kedokteran, Pertanian, dan Ilmu Budaya.

Rektor menegaskan, menjadi Guru Besar bukan hanya pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi masyarakat.

“Kontribusi para Guru Besar sangat dinantikan, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap para Guru Besar yang baru dikukuhkan dapat menjadi teladan serta mampu menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berprestasi dan meraih jabatan akademik tertinggi.

Dengan bertambahnya Guru Besar, pihaknya optimistis dapat terus meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. (rel*)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top