Tahun 2022, BNNK Badung Sukses Terapkan P4GN, Ringkus 6 Pelaku Narkoba

Gelorakan Soft Power Approach, Hard Power Approach, dan Smart Power Approach

(Last Updated On: )

RILIS TAHUNAN-Rilis akhir tahun oleh Kepala BNNK Badung AKBP Anak Agung Mudita. 

 

MANGUPURA –fajarbali.com |Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung dalam satu terakhir ini berhasil mengungkap peredaran kasus narkoba dengan menangkap 3 warga negara asing dan 3 warga lokal. Barang bukti yang disita berupa sabu dan ganja 1.5 kg. 
 
Pengungkapan itu dikatakan Kepala BNNK Badung AKBP Anak Agung Mudita dalam pertemuan akhir tahun bersama awak media cetak dan elektronik serta online, pada Jumat 30 Desember 2022. Dikatakanya, BNNK Badung sebagai leading institution dalam rangka pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN) terus menggelorakan semangat “War On Drugs”. Guna mewujudkan Badung bersih narkoba (bersinar). 
 
Dijelaskanya, ada 3 strategi BNN yang akan melakukan pendekatan P4GN yakni Soft Power Approach, Hard Power Approach, dan Smart Power Approach. 
 
Dalam strategi Soft Power Approach, BNNK Badung telah melaksanakan tindakan preventif untuk membentuk ketahanan diri serta daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba. Strategi ini guna menekankan program P4GN pada bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi. 
 
Penekanan ini kata AKBP Mudita salah satunya adalah Desa Bersinar yang merupakan program unggulan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman. 
 
“Di tahun ini kami telah membentuk 3 Desa/Kelurahan bersinar yakni kelurahan Kedonganan, Kelurahan Kuta dan Kelurahan Legian dan telah dibentuk surat penetapan dari Bupati Badung,” terangnya.
 
Selain itu, kata AKBP Mudita, pihaknya juga telah membentuk dan melatih 10 orang remaja anti narkotika dari 10 Sekolah Menengah Atas, serta 40 orang penggiat dari unsur pendidikan dan instansi pemerintah. Diharapkan, para penggiat narkoba ini bisa memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. 
 
Bahkan, pihaknya juga telah berhasil mendorong 1 Puskesmas institusi penerima wajib lapor di wilayah pedesaan dalam memberikan pertolongan pertama rehabilitasi. “Bidang pencegahan juga mengedepankan program ketahanan pada lingkungan keluarga serta lingkungan pendidikan, sekolah, dan komunitas,” terangnya. 
 
Pada Strategi Hard Power Approach, BNNK Badung melakukan tindakan represif melalui aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam penanganan jaringan sindikat narkoba. 
 
Untuk tahun 2022, jelas perwira melati dua dipundak ini berhasil mengungkap 6 kasus tindak pidana narkotika dengan tersangka WNI 3 orang dan WNA 3 orang. “Barang bukti narkoba yang disita yakni 10,24 gram shabu dan 1.500,53 gram ganja,” bebernya. 
 
Sedangkan untuk strategi Smart Power Approach yang terkandung dalam upaya penanggulangan permasalahan narkoba, BNN senantiasa memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan memaksimalkannya di era digital ini dalam segala aspek P4GN. Yakni melalui pemanfaatan media sosial berupa, instagram, youtube, facebook, twitter dan tiktok. 
 
Atas keberhasilan program P4GN serta capaian kinerja BNNK Badung di Tahun 2022, AKBP Mudita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder terutama seluruh masyarakat atas dukungan dan partisipasinya. 
 
“Kami berharap sinergitas dengan para stakeholder serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya P4GN dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan pada tahun mendatang,” pungkasnya. R-005 

Next Post

Pasok 6.5 Kg Ganja dari Medan, Mahasiswa Asal Jakarta Diciduk Bersama Pacar

Jum Des 30 , 2022
Dijerat Pasal 111 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Ancaman Pidana Penjara Paling Singkat 4 Tahun dan Paling Lama 12 Tahun.
IMG_20221230_171451-ae9de5e9

Berita Lainnya