Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak
“Coba deh misalkan kita ke Korsel atau ke Jepang, salah meludah saja kena denda apalagi salah membuang sampah. Maka lewat tatanan ini kita harus masuk pada wilayah quality tourism dengan menjalin koordinasi yang kuat dengan pihak imigrasi untuk memfilter wisatawan yang berkunjung ke Bali, mereka yang mau ke Bali ini harus sehat secara jasmani dan rohani,” tegasnya
Sosialisasi ini digelar, dalam rangka penguatan peran dan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dalam implementasi keterbukaan informasi publik.
Penghargaan ini diraih setelah UKPBJ Pemkab Badung mencapai tingkat kematangan Poraktif tahun 2022, keterisian SDM Jabatan Fungsional PPBJ minimal 60 persen, skor atau nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) melebihi 70, dan Kepala Daerah tidak sedang tersangkut masalah hukum.
“Selain melihat langsung pembangunan IKN, kami juga memberikan kesempatan para media untuk bertanya langsung kepada pihak pengelola, guna mengetahui secara detail program pembangunan yang ada di sini. Kami harapkan dengan mendapat informasi tentang pembangunan IKN, media akan mempunyai pandangan yang sama tentang program IKN ini termasuk mendapat informasi dari sumbernya langsung,”
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mampu memberikan pengetahuan tambahan terhadap pentingnya literasi keuangan.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana Pemkab Badung sebesar Rp. 20 juta yang diterima langsung oleh Ketua Panitia Ketut Oka Sudana.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri diantaranya Jonggi Tambunan, Garsy M.M. Simorangkir dan Wellem Bemdektus Abarua.
Mengulang kesuksesan BEF tahun 2022 lalu, dengan menggandeng komunitas Guru Penggerak, BEF 2023 ini, diharapkan bisa diikuti lebih banyak lagi satuan pendidikan di Badung, sebagai bentuk wadah untuk saling bertukar pengalaman dan menunjukkan proses dan hasil yang telah dilakukan di masing-masing sekolah.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatan kompetensi dan kapasitas Bendesa Adat se-Badung dalam rangka melaksanakan tugas-tugas kewajiban dan tanggung jawabnya.