Table Manner SMK Mengwitani Libatkan Siswa SMP

MANGUPURA-fajarbali.com I Jelang Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Ujian Kompetensi (UK), sebanyak 329 siswa-siswi Kelas XII SMK Pariwisata dan TI Mengwitani mengikuti Table Manner. Menariknya dalam kegiatan ini, melibatkan siswa-siswi dari SMP yang ada di Kabupaten Badung dan Tabanan.

Kordinator Table Manner, Drs Ketut Sukanthajaya mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama lima hari. Dari hari, Selasa (6/2) hingga Sabtu (10/2). “Kami sengaja melibatkan siswa SMP agar mereka mengetahui serta mengenal tatacara makan yang baik dan benar,” katanya di sela-sela kegiatan di SMK Mengwitani, Badung, Sabtu (10/2/2018).

Menurutnya, pihaknya sengaja mengadakan Table Manner di sekolah. Pasalnya, sekolah SMK Pariwisata pertama di Bali ini telah memiliki fasiltas sekelas hotel berbintang lima. “Sejak berdiri hingga sekarang, kami selalu mengadakan Table Manner di sekolah. Karena, selain mempersingkat waktu, juga tidak mengeluarkan cost berlebihan sehingga tidak membebani siswa,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Yayasan dan juga pendiri sekolah, Drs. Ketut Jayakesuma. Yakni sekolah telah memilki fasilitas yang lengkap sekelas hotel berbintang lima. “Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa jurusan Tata Boga saja, akan tetapi juga termasuk siswa TI dan Akomodasi Perhotelan,” terangnya.

Sementara salah satu siswa dari SMPN 2 Tabanan, Ni Luh Made Miapratini mengaku degdegan. Pasalnya, ini baru pertamakalinya ia mengikuti Table Manner. Kendatipun demikian, ia mengaku senang bisa mengikuti table manner tersebut. “Ternyata sulit cara makan yang baik dan benar. Sendok dan garpu beda-beda,” pungkasnya. Alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Momentum Mutasi Guru SMP di Denpasar Tidak Tepat

Sab Feb 10 , 2018
DENPASAR-fajarbali.com I Pengamat Pendidikan, Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, SH., M.Si menyoroti momentum mutasi guru SMP di Denpasar yang dilakukan menjelang tahun ajaran berakhir. Dimana tujuan dari perpindahan guru tersebut, untuk pemerataan.