Studeks FST UNR, Wujudkan Ketahanan Air di Bali

08636419-234e-45f3-83fc-f26f93aeccd1

FOTO : Studi Ekskursi (Studeks) 2023 ke Bendungan Sidan dengan tema “Eksplorasi Bendungan Sidan: Merajut Kreativitas dan Keahlian Teknik Menuju Ketahanan Air di Pulau Bali”.

 

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Untuk menjembatani teori di ruang kelas dengan praktik langsung di lapangan, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai pada Sabtu (11/11), melangsungkan kegiatan Studi Ekskursi (Studeks) 2023 ke Bendungan Sidan dengan tema “Eksplorasi Bendungan Sidan: Merajut Kreativitas dan Keahlian Teknik Menuju Ketahanan Air di Pulau Bali”.

Kegiatan ini berlangsung dengan partisipasi 218 orang mahasiswa dan 34 orang dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi, baik Program Studi Teknik Sipil, maupun Arsitektur.

Provinsi Bali adalah destinasi wisata utama di Indonesia yang telah mengalami laju pertumbuhan wisatawan dan penduduk yang besar setiap tahunnya yang kemudian secara tidak langsung berdampak terhadap peningkatan kebutuhan air baku. Untuk itu pembuatan tambahan tampungan air seperti bendungan bisa menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut, seperti pada Bendungan Sidan ini.

Pembangunan Bendungan Sidan dikerjakan oleh Konsorsium PT. Brantas Abipraya (Persero) – PT. Universal Suryaprima dengan kontrak senilai Rp 809 miliar. Bendungan yang merupakan salah satu dari 65 bendungan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, mulai dibangun Oktober 2018, diharapkan selesai pada Bulan Juni tahun 2024 mendatang.

Bendungan ini memiliki kapasitas 3,82 juta meter kubik, dan berdiri di atas lahan seluas 82,73 hektar sehingga berada di 3 kabupaten sekaligus di Bali, yaitu di Kabupaten Badung, Bangli dan Gianyar.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top