Kisah Rika, Alumni FHIS Undiksha. Gagal Jadi Dokter, Pilih Advokat

Rika 1-fb48d179

Ni Made Darmakanti, SH.

 

SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Dokter gigi adalah profesi idaman Ni Made Darmakanti sejak kecil. Karenanya, pemilik sapaan karib Rika, ini fokus meningkatkan kualitas akademik di sekolah.

Puncaknya Rika memilih jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMAN 1 Singaraja sebagai pintu gerbang masuk seleksi fakultas kedokteran.

Seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 dimulai. Alur kehidupan Rika mulai berbelok. Sadar akan kemampuan orangtuanya yang hanya pensiunan Polri, Rika mengubur dalam-dalam impiannya sebagai dokter gigi.

Putri pasangan I Wayan Rentiasa dengan Ni Made Kartini ini tidak patah arang, apalagi menganggap dunia telah berakhir. Ia memutuskan masuk Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan, ia diterima.

Berstatus mahasiswi Bidikmisi, Rika dituntut menyelesaikan studi tepat waktu. Keseriusan belajar, suasana kekeluargaan, fasilitas lengkap serta kemampuan dosen-dosen hukum di Undiksha membuat Rika nyaman. "Astungkara (syukur) saya lulus dan diwisuda Agustus 2022 lalu," kata Rika dikonfirmasi dari Denpasar, Senin (5/9).

Bermodal segala kompetensi ilmu hukum, baik teori dan praktik selama di kampus, Rika optimis kelak menjadi seorang advokat atau pengacara perempuan andal. Rika bertekad memperjuangkan keadilan khususnya bagi perempuan dan anak korban kekerasan seksual.

Berdasarkan hasil riset skripsinya, Rika mengungkapkan, kasus kekerasan seksual cukup tinggi di Buleleng. Namun sayangnya tidak semua terselesaikan di meja hijau karena dipengaruhi faktor eksternal dan internal.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top