SINGARAJA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Secara umum, seluruh Rumah Sakit (RS) Swasta yang ada di Buleleng, Bali menyatakan siap menangani pasien terkonfirmasi Covid-19. Masing-masing RS Swasta segera akan menyiapkan ruang khusus untuk mengantisipasi tindakan isolasi yang akan dilakukan pada pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.
Hal itu terungkap pada pertemuan yang dipimpin langsung oleh Sekda Buleleng, yang juga selaku Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. I Gusti Nyoman Mahapramana, serta para Direktur rumah sakit, baik itu RS Swasta maupun RS milik pemerintah daerah, bertempat di Puri Saron Lovina, Rabu (5/8/2020).
Sekda Suyasa menjelaskan walaupun masih terdapat keterbatasan fasilitas kesehatan yang dimiliki di masing-masing rumah sakit, namun sebagian besar sudah menyatakan siap untuk menangani pasien terkonfirmasi Covid-19. Tentunya nanti setelah dinyatakan siap oleh masing-masing pimpinan rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan akan melaporkan hal ini kepada Kementerian Kesehatan RI agar mendapatkan Surat Keputusan bahwa rumah sakit tersebut layak untuk melakukan isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19.
”Nanti ada klasifikasinya, apakah bisa menangani pasien bergejala (simptomatik) ringan atau sedang dan kasus suspek. Untuk pasien gejala sedang hingga berat sementara masih ditangani di RS rujukan,”jelasnya. Kebijakan ini dilakukan, lanjut Sekda Suyasa, merujuk Surat Edaran (SE) Kemenkes RI bahwa seluruh rumah sakit yang ada di pusat maupun daerah agar bersedia menyiapkan ruang isolasi. Bukan karena terdapat lonjakan penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19.










