Sekda Pastikan Pelantikan Pj Buleleng di Akhir Masa Jabatan Bupati

“Sebelum waktunya pasti akan (ditetapkan). Berakhir masa jabatannya kan tanggal 27 Agustus, berarti tanggal 27 Agustus sudah ada Pj. Langsung pelantikan,” tegas Dewa Indra yang juga Ketua Satgas PMK Provinsi Bali ini.

DENPASAR-fajarbali.com
Masa jabatan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sudjitra akan berakhir pada tanggal 27 Agustus 2022 mendatang. Selanjutnya, kepemimpinan di Kabupaten dengan penduduk terbanyak di Bali tersebut akan diisi oleh Penjabat (Pj).
Jika menilik dari jeda waktu hingga Pemilu 2024 mendatang, Pj dipastikan akan memimpin selama setengah periode kepala daerah definitif atau dua tahun lebih.

Terkait Pj Bupati Buleleng, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, Gubernur Bali sudah mengusulkan nama-nama yang akan menjadi Pj ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pak Gubernur sudah mengusulkan. Ada usulan dari Pak Gubernur, dari DPRD Kabupaten Buleleng, dan dari Pusat,” katanya, Selasa (09/08).

Menurutnya, nama-nama yang diusulkan tersebut saat ini sedang dibahas di Kemendagri. Selanjutnya, akan ditunjuk salah satu nama yang akan mengisi jabatan itu. “Dan dibahas di Pusat,” tandasnya.

Sekda Dewa Indra menegaskan bahwa saat masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng berakhir, Pj akan langsung dilantik oleh Gubernur Bali. Sehingga tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. “Sebelum waktunya pasti akan (ditetapkan). Berakhir masa jabatannya kan tanggal 27 Agustus, berarti tanggal 27 Agustus sudah ada Pj. Langsung pelantikan,” tegas Dewa Indra yang juga Ketua Satgas PMK Provinsi Bali ini.

Sebelumnya, Pemprov Bali telah mengajukan tiga nama yang diusulkan sebagai Penjabat (Pj). Bupati Buleleng melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Bali. Dari tiga nama yang diusulkan yang paling santer dan paling kuat menjadi Pj. Bupati Buleleng yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali Ida Bagus Gede Sudarsana.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Bali Ketut Sukra Negara saat dikonfirmasi menjelaskan, nama-nama tersebut sudah disampaikan ke Kemendagri sekitar dua minggu yang lalu. Tetapi, sampai saat ini belum diketahui siapa yang akan ditetapkan menjadi Pj Bupati Buleleng. Yang jelas semua nama yang diusulkan merupakan Eselon II.

Seperti sebelum-sebelumnya, dari tiga nama yang diajukan akan ditetapkan satu nama oleh Mendagri sekaligus diturunkan Surat Keputusan (SK) sehingga berlanjut pada pelantikan. Sementara masa jabatan Bupati Buleleng definitif Putu Agus Suradnyana berakhir pada 27 Agustus 2022 mendatang. “Masa jabatan Bupati Buleleng tinggal sebulan lagi, kalau SK sudah turun dari Mendagri pelantikan dipastikan juga 27 Agustus supaya tidak terjadi kekosongan hukum,” jelasnya.

Menariknya, Pj Bupati Buleleng mendatang secara kewenangan akan sama dengan Bupati definitif. Misalnya saja melakukan mutasi pegawai meski harus mendapat ijin dari Mendagri. Termasuk fasilitas yang akan didapatkan. “Segala hak dan kewenangannya sama, mendapat fasilitas lengkap, perumahan dan pengawalan. Mutasi boleh, tapi harus seijin Mendagri,” tandasnya.

Bukan itu saja, Pj Bupati Buleleng mendatang akan menjabat selama 2,5 tahun. Meski demikian, Pj akan tetap dilakukan evaluasi setiap tahunnya. “Mendagri yang memiliki penilaian dan Mendagri juga bisa melakukan pergantian Pj. Bupati melihat kinerjanya dan hasil penilaian dari Mendagri,” akunya.(sis)

Next Post

Ditangkap Ambil Tempelan Ganja Sintetis, Dua Mahasiswa Asal Timor Leste Diadili

Sel Agu 9 , 2022
“Pada saat dingkap kedua terdakwa tidak bisa menunjukkan izin atas kepemilikan narkotika tersebut sehingga untuk pemeriksaan lebih lanjut keduanya dibawa ke Kantor Polisi,”
0988jjlk-e1623079015658-5334274f