Sehari, di Bangli Tiga Orang Meninggal Terpapar Corona

BANGLI-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangli belakangan kian mengkhawatirkan. Betapa tidak, dalam dua hari terakhir korban meninggal dunia akibat terpapar virus corona terus bertambah. Sesuai data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, per hari Senin (01/02/2021), peningkatan jumlah warga Bangli terkonfirmasi positif dalam sehari mencapai 17 kasus.

Bahkan korban meninggal dunia bertambah sebanyak 3 orang. "Total akumulasi jumlah kasus positif per hari ini, telah mencapai sebanyak 1316. Rinciannya, jumlah yang masih dirawat sebanyak 185 orang , sudah dalam keadaan sembuh sebanyak 1083 orang dan meninggal 48 orang. Bertambah 17 kasus dari hari sebelumnya," ungkap Humas GTPP Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Senin (01/02).

Disampaikan, untuk tambahan korban meninggal sebanyak 3 orang. Masing-masing, seorang pria asal Kelurahan Kawan umur 26 th. Kata Dirgayusa, yang bersangkutan diketahui masuk Rumah Sakit tanggal 27 Januari dan menjalani uji,m swab tanggal 29 Januari.  "Hasilnya keluar tanggal 31 Januari terkonfirmasi positif dan pada hari yang sama korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Bangli," jelasnya.

Berikutnya, tambahan korban meninggal kedua yakni seorang wanita asal desa Batur Selatan umur 65 th. Yang bersangkutan masuk Rumah Sakit tanggal 24 Januari, di swab 29 Januari dan hasilnya tanggak 31 Januari juga dinyatakan positif dan meninggal pada hari yang sama saat menjalani perawatan di RSUD Bangli.

"Sedangkan untuk tambahan korban meninggal yang ketiga, yakni seorang wanita asal Kelurahan Bebalang umur 34th. Yang bersangkutan masuk Rumah Sakit tanggal  23 januari dan diswab tanggal 29 Januari. Hasilnya, tanggal 31 Januari keluar dinyatakan positif dan terkonfirmasi meninggal  juga pada hari yang sama 31 saat menjalani perawatan di RSUD Bangli," bebernya.

BACA JUGA:  Pura-pura Belanja Nyolong HP, Oknum Mahasiswa Diamankan

 

Tindak lanjut dari itu, prosesi penguburan jenazah korban diharuskan menerapkan prokes. Sementara untuk penambahan sembuh, lanjut Mantan Camat Kintamani ini, masing-masing asal Kelurahan Kubu (2 orang),  Kawan (2 orang), Bebalang, desa Bangbang, Abuan, Kayubihi, Peninjoan, Belandingan, Sulahan dan Jehem masing-masing 1 orang. 

Sehari sebelumnya, pada Minggu (31/01/2021), warga Bangli yang terkonfirnasi positif terpapar virus corona meningkat mencapai 56 kasus dan korban meninggal dunia juga bertambah satu orang. Tambahan korban meninggal tersebut, satu orang wanita asal desa Abuan, Susut umur 48th. Yang mana, riwayat kesehatan korban diketahui masuk Rumah Sakit tanggal 25 Januari dan di swab tanggal 28 Januari. "Hasil swab diketahui positif tanggal 28 Januari dan terkonfirmasi meninggal tanggal 30 Januari 2021 saat menjalani perawatan di RS Family Husada," bebernya. 

Ditengan kecendrungan kian meningkatnya jumlah kasus covid-19, Dirgayusa tak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes untuk mencegah penyebarannya. (ard)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top