DENPASAR-fajarbali.com | Peredaran oli motor palsu berbotol identik kian meresahkan karena mengancam performa kendaraan hingga memicu kerusakan mesin permanen. Banyak pemilik sepeda motor Honda belum menyadari bahwa pelumas imitasi dapat menyebabkan mesin cepat aus, tarikan berat, overheat, hingga hangusnya garansi pabrik. Merespons isu ini, Astra Honda Motor (AHM) berinovasi menghadirkan fitur "Scan Oli" pada aplikasi MotorkuX sebagai solusi validasi digital yang cepat dan akurat.
Aplikasi MotorkuX kini berfungsi sebagai alat deteksi keaslian AHM Oil secara gratis. Konsumen hanya perlu mengunduh aplikasi, memilih menu "Scan" di halaman utama, dan mengarahkan kamera ponsel ke QR code di kemasan oli. Selain fitur pemindai, platform ini juga menyediakan layanan praktis seperti booking servis AHASS, pelacakan status perawatan, katalog promo, hingga transaksi tukar tambah motor Honda dalam satu genggaman.
“Langkah preventif ini merupakan wujud nyata komitmen Astra Honda Motor dalam melindungi konsumen dari kerugian material akibat penipuan produk tiruan. Melalui teknologi ini, AHM tidak sekadar menjual unit kendaraan, melainkan membangun ekosistem pendukung yang komprehensif demi kenyamanan pelanggan. Validasi digital menjadi benteng utama dalam memastikan sirkulasi pelumas di dalam mesin tetap terjaga optimal,” jelas Region Head Astra Motor Bali, Dharma Wijaya.
Lebih lanjut, ia menganalogikan oli sebagai elemen vital yang menentukan umur pakai seluruh komponen mekanis kendaraan. “Bayangkan jika sirkulasi oli terganggu atau menggunakan produk yang tidak sesuai, tentu risiko kerusakan komponen mesin akan lebih besar dan pada akhirnya konsumen sendiri yang akan merugi,” tambah Dharma.
Melalui edukasi ini, pengendara diimbau untuk selalu memeriksa keaslian pelumas sebelum dituangkan ke dalam mesin. Menggunakan oli asli bukan sekadar anjuran perawatan rutin, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk mempertahankan nilai dan performa motor. Dengan melakukan satu kali pemindaian gratis, konsumen dapat menyelamatkan aset kendaraan mereka dari risiko kerusakan fatal di masa depan. (M-001)










