Sambut HUT ke-81 RI, Grab Buka “Peluang Tanpa Batas” bagi Mitra lewat Peluncuran GrabAcademy

IMG-20260821-WA0029
Antusiasme Mitra Pengemudi dalam menyambut peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas. [foto: ist]

*GrabAcademy menyediakan lima jalur pengembangan bagi Mitra Pengemudi yang mencakup Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Mitra Kreator, Mitra Instruktur, dan Beasiswa Mitra.

*GrabAcademy turut mendukung Mitra Merchant di setiap tahap pengembangan usaha melalui kelas daring dan tatap muka, pembelajaran mandiri, pelatihan kolaboratif, serta pendampingan berkelanjutan.

DENPASAR-fajarbali.com | Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia meresmikan “Peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas-Mendorong Mitra Grab Tumbuh dalam Ekosistem UMKM Berkelanjutan” sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

GrabAcademy hadir sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kemampuan mengelola usaha, serta menjajaki peluang penghidupan yang lebih luas di dalam ekosistem Grab.

Sepanjang 2025, GrabAcademy telah diakses oleh lebih dari 1,15 juta Mitra Pengemudi, dengan lebih dari 204.000 di antaranya telah menyelesaikan seluruh modul wajib. Sementara itu, GrabAcademy turut mengadakan kelas reguler daring dan pelatihan tatap muka bagi para Mitra Merchant, Materi pembelajaran mencakup pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, ulasan pelanggan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi.

Setelah pertama kali hadir pada 2018 sebagai pustaka video pelatihan dasar bagi Mitra Pengemudi, kini GrabAcademy diresmikan sebagai wadah “Mitra Naik Kelas” dengan jalur pengembangan yang semakin beragam untuk membantu para mitra meningkatkan keterampilan dan menjajaki peluang baru, di antaranya GrabBike ke GrabCar, Mitra Pengusaha, Mitra Kreator, Mitra Instruktur, dan Beasiswa Mitra.

GrabAcademy pertama kali hadir pada 2018 sebagai pustaka video pelatihan dasar bagi Mitra Pengemudi. Kini, GrabAcademy diperluas menjadi wadah “Mitra Naik Kelas” dengan lima jalur pengembangan yang semakin beragam bagi para mitra, yaitu Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Mitra Kreator, Mitra Instruktur, dan Beasiswa Mitra.

BACA JUGA:  Kolaborasi BPR Baskara Dewata Menghadirkan Ahli Hukum dan Narsum Pada Pelatihan Tata Kelola

Melalui rangkaian “Grab Bersinergi: Selamanya Melaju, Selamanya Bersatu” dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI, Grab turut mengajak Mitra Pengemudi, Mitra Merchant, pengguna, pemerintah, komunitas, dan mitra strategis untuk terus bersinergi menciptakan peluang pertumbuhan yang semakin inklusif.

Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia menyampaikan, pada hakikatnya, setiap pekerjaan yang dijalankan secara baik danbertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga merupakan pekerjaan yang mulia, termasuk profesi sebagai Mitra Pengemudi. 

Sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pengakuan Mitra Pengemudi ojek online roda dua sebagai pengusaha mikro transportasi online, semangat ‘naik kelas’ tidak semestinya dimaknai sebagai keharusan untuk meninggalkan profesi yang dijalani, melainkan sebagai upaya memperluas kapasitas dan pilihan agar mereka dapat terus berkembang sesuai aspirasi masing-masing. 

"Pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran untuk membuka akses terhadap pembelajaran, perlindungan, dan peluang pengembangan usaha. Namun, sejauh mana peluang tersebut dapat membawa kemajuan akan sangat ditentukan oleh kemauan, ketekunan, dan ikhtiar setiap individu," kata Maman Abdurrahman, dalam keterangannya. 

"Kami mengapresiasi kehadiran GrabAcademy sebagai salah satu bentuk kolaborasi yang membuka lebih banyak kesempatan bagi para mitra untuk memperkuat kapasitas diri dan mengupayakan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, mengatakan, semangat kemerdekaan mengingatkan kita bahwa setiap orang, termasuk Para Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant perlu memiliki kesempatan untuk terus berkembang.

GrabAcademy hadir untuk memberikan ruang agar setiap Mitra Pengemudi dapat terus bertumbuh dan memperjuangkan harapannya dengan cara yang paling relevan bagi dirinya.

"Kami ingin membuka Peluang Tanpa Batas bagi para mitra untuk belajar, mencoba hal baru, dan memanfaatkan ekosistem Grab sebagai sumber peluang penghidupan yang semakin beragam,” ujar Neneng.

BACA JUGA:  Pergerakan di Sektor Pariwisata Belum Berjalan Optimal

Neneng melanjutkan, pihaknya terus memperkuat ekosistem Grab dan besar harapan kami bisa berkolaborasi dengan berbagai institusi Pemerintahan agar setiap Mitra memiliki lebih banyak jalur untuk berkembang dan membangun sumber penghasilan sesuai kebutuhan, kemampuan dan aspirasi masing-masing. 

Ada yang berkembang sebagai Mitra Pengemudi, ada yang merintis usaha dan menjadi bagian dari ekosistem UMKM, ada pula yang berkarya sebagai kreator atau instruktur.

"Bagi kami, naik kelas tidak harus berarti menempuh jalan yang sama, tetapi memiliki semakin banyak pilihan untuk menentukan jalan ke depan,” lanjut Neneng.

Lima Jalur GrabAcademy bagi Mitra Pengemudi

Program “Naik Kelas” dirancang untuk mendukung beragam aspirasi Mitra Pengemudi melalui lima jalur pengembangan:

1. Mitra Melaju: Membuka peluang bagi Mitra GrabBike yang memenuhi persyaratan untuk beralih menjadi Mitra GrabCar, salah satunya melalui program sewa kendaraan. Hingga 13 Juli 2026, sebanyak 6.598 Mitra Pengemudi telah bertransisi ke roda empat.

2. Mitra Pengusaha: Memberikan pembelajaran bagi Mitra Pengemudi yang ingin merintis atau mengembangkan usaha kuliner menjadi Mitra Merchant. Sepanjang 2026, sebanyak 19.368 Mitra Pengemudi telah bertransisi menjadi Mitra Merchant.

3 Beasiswa Mitra: Membuka akses bagi 4.732 Mitra dan anak Mitra untuk melanjutkan pendidikan tinggi, salah satunya dengan kemitraan bersama Universitas Terbuka dan disalurkan oleh Benihbaik.com. 

4. Mitra Kreator: Membekali Mitra Pengemudi dengan pengetahuan dasar untuk membangun kehadiran digital dan mengembangkan konten. Sekitar 14.721 Mitra Pengemudi telah menyelesaikan modul pelatihan, dan lebih dari 200 Mitra Pengemudi telah terpilih untuk mengikuti workshop. 

5. Mitra Instruktur: Memberikan kesempatan kepada Mitra Pengemudi berpengalaman yang memiliki kemampuan komunikasi baik untuk berbagi pengetahuan, memberikan pelatihan, serta membimbing Mitra Pengemudi lainnya. Lebih dari 1.100 Mitra Pengemudi telah menunjukkan minat untuk mengikuti jalur ini, dan sekitar 183 Mitra Pengemudi telah menyelesaikan modul dan program pelatihan.

BACA JUGA:  Gandeng Sanur Village Festival 2023, AstraPay Tingkatkan Kinerja Dan Dorong Transaksi Digital

Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Rektor Universitas Terbuka, mengatakan, bagiUniversitas Terbuka, pendidikan tinggi bukan sekadar kesempatan untuk memperoleh gelar, melainkan instrumen penting untuk membuka mobilitas sosial, meningkatkan kapasitas diri, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi setiap warga negara.

"Kolaborasi dengan Grab melalui program beasiswa bagi Mitra Pengemudi merupakan wujud nyata bagaimana perguruan tinggi dan dunia usaha dapat bersama-sama memperluas daya jangkau pendidikan tinggi. Dengan sistem pembelajaran terbuka, fleksibel, dan berbasis teknologi, para mitra tidak harus memilih antara bekerja dan melanjutkan pendidikan. Mereka dapat menjalankan keduanya secara beringan," pungkasnya. [rel]

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top