RSUD Klungkung Hanya Rawat 4 Pasien Covid-19

SEMARAPURA-fajarbali.com | Kerja keras Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mulai menunjukkan hasilnya. Sejak awal Bulan Juni, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung menurun drastis. Bahkan pada Minggu (13/6/2021), pasien yang dirawat di ruang isolasi tersisa 4 orang saja.


Hal tersebut diungkap oleh Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma. Katanya, jumlah pasien Covid-19 mengalami penurunan sejak awal tahun 2021. Di awal tahun jumlah pasien di angka 40 orang, kemudian dari bulan ke bulan terus mengalami penurunan. Puncaknya hingga memasuki Bulan Juni, pasien tinggal 10 orang dan kemarin siang pasien yang tersisa hanya 4 orang.

“Lebih menggembirakan lagi jumlah kasus berat dan kritis yang membutuhkan ICU turun drastis sehingga saat ini hanya ada 1 pasien yang dirawat di ruang isolasi ICU Covid-19,” ungkapnya.

Menurut dr. Kesuma, kondisi ini disebabkan oleh makin banyaknya para lansia dan masyarakat usia 18 tahun ke atas yang sudah mendapatkan vaksinasi, sehingga memiliki kekebalan terhadap virus Covid-19. Kalaupun mereka terpapar virus Covid-19, maka tidak menyebabkan sakit atau terinfeksi  tanpa gejala atau gejala ringan sehingga tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Baca juga :
Bupati Gede Dana Kembali Lanjutkan Menginap Dirumah Warga Kurang Mampu
Berharap Lebih Sering Sosialisasi Pelestarian Adat, Budaya dan Sastra Bali

“Semoga kondisi seperti ini terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang divaksinasi sehingga pariwisata dan sektor lain bisa dibuka dengan aman,” harapnya.

Dengan terus menurunya pasien Covid-19 yang dirawat, kini sudah ada 2 ruangan isolasi yang dialihkan menjadi ruang non Covid-19. Yaitu ruang isolasi Jambu dengan kapasitas 20 tempat tidur dan ruang isolasi VIP dengan kapasitas 16 tempat tidur.

“Dalam waktu dekat 8 tempat tidur ICU Covid-19 juga akan dialihkan menjadi ICU non Covid sehingga sisa 6 tempat tidur untuk perawatan pasien ICU Covid-19,” imbuhnya.

Sedangkan ruang isolasi yang masih beroperasi ada 4 ruangan. Yakni Ruang Kedondong  dengan 20 tempat tidur, Ruang Leci (NICU Covid-19) 4 tempat tidur, Ruang Manggis (PONEK Covid-19) dengan  9 tempat tidur dan Ruang ICU Covid-19 yang berkapasitas 14 tempat tidur. Total kapasitas keempat ruang isolasi itu adalah 47 tempat tidur. 

“Apabila sampai Bulan Agustus kasus Covid-19 tidak meningkat, maka tenaga kontrak khusus untuk penanganan pasien Covid-19 kemungkinan akan diselesaikan kontraknya,” terang dr. Kesuma. (dia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Bupati Giri Prasta Ikuti Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan Bagi Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri

Sen Jun 14 , 2021
MANGUPURA-fajarbali.com | Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata mengikuti acara pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI kepada Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, secara daring dari RJ Bupati, Puspem Badung, Jumat (11/6/2021). Acara pengukuhan ini juga […]
BPD BALI