Rencana Kabur Gagal, Tiga WNA Tiongkok Perampok di Bogor Ditangkap di Bali

IMG_20260503_184252
WNA PERAMPOK-Tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok perampok yang beraksi di Bogor saat diamankan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah, Bali.
MANGUPURA -fajarbali.com |Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan 3 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok saat hendak kabur ke negaranya di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu 2 Mei 2026. Ketiga WNA tersebut diduga kuat terlibat kasus perampokan di kawasan perumahan mewah di Kota Bogor. Selanjutnya, ketiga pelaku dilimpahkan ke Polresta Bogor untuk dilakukan penyidikan. 
 
Ketiga WNA tersebut yakni JW (33), RW (37), dan HL (39), ketiga laki laki. Ketiganya diketahui menggunakan Izin Tinggal Kunjungan Visa on Arrival. 
 
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, ketiga WN Tiongkok tersebut diketahui hendak bertolak ke Kuala Lumpur menggunakan maskapai Air Asia penerbangan QZ550. Dalam proses pemeriksaan keberangkatan, petugas Imigrasi mendeteksi adanya kejanggalan kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap identitas WNA bersangkutan. 
 
"Hasil pemeriksaan memastikan bahwa ketiga WN Tiongkok tersebut diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan berdasarkan Laporan Polisi Polresta Bogor Kota," terang Bugie, pada Minggu 3 Mei 2026. 
 
Djijelaskanya, berdasarkan informasi dari Polresta Bogor Kota, tindak pidana pencurian dengan pemberatan itu terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 20.45 WIB. Para pelaku yang mengenakan topeng bermotif wajah pesepakbola dan sarung tangan hitam berhasil masuk ke rumah korban, Sdr. Susanto. 
 
"Korban beserta keluarga sedang berlibur ke Tiongkok sejak 18 Maret 2026," ungkapnya. 
 
Selanjutnya, sekitar pukul 07.00 WITA, ketiga WNA tersebut beserta dengan paspornya diserahterimakan kepada Polresta Bogor Kota guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai. 
 
Bugie mengatakan, pihaknya mampu menangkap siapa pun yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sepanjang informasinya disampaikan kepada Kantor Imigrasi Ngurah Rai dengan cepat dan akurat. 
 
"Pengamanan tiga WN Tiongkok ini adalah bukti bahwa pintu masuk wilayah Indonesia, khususnya Bandara I Gusti Ngurah Rai, tidak dapat dijadikan celah untuk meloloskan diri dari jeratan hukum," tegasnya lagi. 
 
Bugie juga menambahkan bahwa keberhasilan ini berkat sinergitas yang baik antara Polresta Bogor Kota, Kantor Imigrasi Bogor dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Didukung dengan infrastruktur digital Keimigrasian yang semakin canggih, mendeteksi dan mencegah perlintasan para pelaku kejahatan demi keamanan rakyat Indonesia. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top