Rajut Kebhinnekaan, Mahasiswa PPM Undiksha Diajak Jelajah Tempat Ibadah

Meski berasal dari keyakinan yang berbeda-beda, antusiasme dari kelompok belajar tersebut cukup tinggi dan terlihat sangat menghormati setiap kebudayaan yang ada.

 Save as PDF

Mahasiswa PPM di Undiksha Singaraja diajak mengunjungi Masjid Agung Jami, Buleleng.

 

SINGARAJA – fajarbali.com | Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menjadikan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) sebagai momentum memupuk Kebhinekaan dan toleransi dengan menjelajah sejumlah tempat ibadah lintas umat.

Mahasiswa yang berasal dari Sabang sampai Merauke itu berproses untuk memahami bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Salah satunya berupa kunjungan ke Masjid Agung Jami Buleleng, belum lama ini oleh kelompok belajar Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.

Masjid Agung Jami merupakan tempat ibadah yang didirikan pada tahun 1846M oleh Raja Buleleng A.A. Ngurah Ketut Jelantik Polong, seorang putra A.A. Panji Sakti.

Pada masa itu, Raja Buleleng A.A. Ngurah Ketut Jelantik Polong memberikan pintu kayu berukir warna hijau di gerbang masjid sebagai peringatan masjid tersebut pertama kali dibangun.

Masjid Agung Jami merupakan salah satu saksi indahnya toleransi beragama di Bali. Pada kesempatan kunjungan tersebut, mahasiswa diajak menjelajahi setiap inci dari Masjid Agung Jami.

Meski berasal dari keyakinan yang berbeda-beda, antusiasme dari kelompok belajar tersebut cukup tinggi dan terlihat sangat menghormati setiap kebudayaan yang ada.

Lalu Ibrahim, selaku pemandu pada kegiatan kunjungan ini menyatakan sangat senang dan memberikan apresiasi terhadap upaya untuk menumbuhkan toleransi lewat kunjungan ke berbagai tempat ibadah di Buleleng.

Setiap mahasiswa dapat mempelajari sejarah Masjid Jami tanpa batasan keyakinan. “Kelompok belajar sangat antusias dan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memupuk pemahaman terhadap toleransi dan rasa menghargai kebudayaan secara nyata,” ucap Lalu Ibrahim.

Selain menjelajahi seisi masjid, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mendengar sharing terkait sejarah dan makna Al-Quran.

Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pemandu terkait berbagai hal yang berkaitan dengan lokasi kunjungan.

Sebagai salah satu masjid tertua di Bali, Masjid Agung Jami telah mengalami beberapa kali renovasi sehingga semakin nyaman untuk dikunjungi. (Gde)

 Save as PDF

Next Post

Aksi Sosial Warnai Jambore Daerah Satu Honda ADV Indonesia Wilayah Bali-Nusra

Sen Des 5 , 2022
Jambore Daerah 1 Honda ADV Indonesia Wilayah Bali-Nusra dirangkaikan dengan penyerahan bantuan di Desa Tenganan (Foto : ist). DENPASAR-fajarbali.com | Jelang akhir tahun 2022, Honda ADV Indonesia menggelar “Jambore Daerah 1 Honda ADV wilayah Bali-Nusra”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Desember 2022 diikuti oleh 100 orang pengguna motor Honda ADV […]
penyerahan bantuan di desa Tenganan-8deaa330

Berita Lainnya