DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kreativitas generasi muda khususnya sekaa teruna (ST) mendapat apresiasi positif Puri Peguyangan. Bahkan pihak Puri sangat peduli terhadap aktivitas Sekaa Teruna di lingkungan sekitar puri.
Kreativitas sekaa teruna dalam menyongsong hari suci Nyepi Caka 1941 yang diawali pangerupukan, dinilai sangat positif. Panglingsir Puri Peguyangan, AA. Ngurah Gede Widiada, mengatakan, sudah lebih dari satu dasa warsa kegiatan ini berjalan dan sangat berdampak memperkokoh kerekatan sosial antargenerasi muda, serta tumbuh kembangnya kreativitas seni. Juga munculnya seniman- seniman muda di lingkungan sekaa teruna.
Diakuinya, lahirnya karya ogoh ogoh dalam segala bentuknya, adalah imajinasi kreasi berpikir generasi muda yang patut diapresiasi, terus dikawal dan difasilitasi. Karena dalam dinamika berpikir kreatif, terus bertumbuhkembangnya talenta seni yang memperkaya kazanah kebudayaan, utamanya Bali yang sudah kesohor di belahan dunia internasional.
“Tentu sebagai panglingsir puri, kami harus berterimakasih kepada Walikota Denpasar, karena pemerintah kota cepat tanggap serta konsisten merespon aktivitas seniman di lingkungan banjar di Kota Denpasar,’’ ujar Widiada, saat menyerahkan bantuan untuk pembuatan ogoh ogoh kepada 8 ST di lingkungan Puri Peguyangan, Rabu (27/2/2019).
Politisi Partai NasDem yang duduk di DPRD Kota Denpasar ni, mengajak generasi muda terus berpikir kreatif yang cerdas, untuk menjawab tantangan kehidupan ke depan dan menghindari prilaku negatif. ‘’Dalam kemajuan kehidupan sosial dan kultural, kita jangan sampai melupakan akar kehidupan tradisi. Justru kita harus bangga memiliki tradisi yang kokoh di tengah berbagai kemajuan saat ini,’’ ujarnya.










