
FOTO: Jajaran Pimda PKN Bali menyerahkan dukungan untuk paket Mulya-PAS dan beberapa kandidat bacabub/wacabup di Buleleng, Bangli dan Tabanan.
DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) secara resmi mendukung pasangan Made Mulyawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulya-PAS) sebagai kandidat calon gubernur/wakil gubernur Bali pada Pilkada serentak November 2024 mendatang.
Dukungan itu ditandai dengan penyerahan rekomendasi Pimnas PKN dalam bentuk Model B1 Persetujuan Parpol KWK, Selasa (27/8), oleh Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Bali Putu Indra Mandhala Putra, SH., M.Kn, dan jajaran, di Kantor DPD Gerindra Bali.
Sebagai informasi, B1 KWK adalah salah satu surat penting dalam proses pencalonan kepala daerah di Indonesia. Surat ini merupakan rekomendasi dari partai politik yang menyatakan dukungan resmi mereka kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur, atau wali kota dan wakil wali kota.
Tanpa surat B1 KWK, pasangan calon tidak bisa mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut serta dalam pemilihan.
Iman, sapaan karib Putu Indra Mandhala Putra, mengungkapkan alasan mendukung pasangan Mulya-PAS. Menurut dia, Mulya-PAS merupakan pasangan idaman untuk kemajuan Bali.
"Pasangan Mulya-PAS memiliki prospektif dapat melakukan perubahan untuk kemajuan Bali," kata Iman.
Pihaknya menyayangkan, Bali dengan segudang potensi tidak dapat dikelola dengan baik dan maksimal. "Kami meyakini pasangan ini mampu mengemban amanat masyarakat Bali," imbuh Iman.










