TABANAN -Fajarbali.com | Politeknik Internasional Bali (PIB) College merayakan Dies Natalis ke-9 dengan menggelar acara spektakuler bertajuk “Growbalization 2026” pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Tabanan, Bali. Acara ini menjadi momentum penting bagi kampus untuk menegaskan arah baru pengembangan akademik sekaligus memperkuat relevansi dengan industri kreatif global.
“Growbalization 2026” dirancang sebagai ruang yang menggabungkan kreativitas mahasiswa, kolaborasi dengan industri, dan peluncuran program studi baru Creative Event Business. Rangkaian kegiatan yang disajikan mencerminkan semangat PIB College dalam menciptakan pengalaman belajar yang holistik, aplikatif, dan berdampak luas.
Acara dibuka pada pukul 13.00 WITA dengan Seminar Public Speaking yang dibawakan oleh stand up comedian Christian Giacobbe. Sesi ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi efektif yang menjadi kompetensi kunci di dunia event dan industri kreatif.
Memasuki pukul 14.00 WITA, suasana beralih ke kegiatan yang lebih interaktif melalui PAWrty Run, fun run yang menggabungkan olahraga ringan dengan pengalaman rekreasi bersama hewan peliharaan. Kegiatan ini menjadi wujud pendekatan PIB College dalam menciptakan acara yang inklusif, experience-driven, dan ramah bagi semua komunitas, termasuk lingkungan dan hewan.
Puncak acara berlangsung pukul 17.00 WITA melalui Music Concert yang menampilkan penampilan dari Hasta, HarmoniA, dan Not So Koplo. Konser ini menjadi penutup meriah yang merefleksikan semangat kreativitas generasi muda serta menjadi ruang ekspresi bagi talenta lokal Bali.
Momentum Dies Natalis ke-9 juga dimanfaatkan PIB College untuk meresmikan perubahan nama program studi dari Event Management*menjadi Creative Event Business. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika industri kreatif global yang kini semakin berorientasi pada pengalaman dan inovasi.
Perubahan tersebut tidak hanya sebatas rebranding nama, tetapi juga pembaruan menyeluruh pada struktur kurikulum. Kurikulum baru dikembangkan secara holistik dan terintegrasi, mencakup aspek, experience design, entertainment industry, teknologi event, hingga kewirausahaan berbasis budaya.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa dipersiapkan untuk melampaui peran konvensional sebagai penyelenggara acara. Mereka akan berkembang menjadi creative event strategist, innovator, serta entrepreneur yang mampu menciptakan nilai, merancang brand experience, dan berdaya saing dalam ekosistem industri kreatif global yang terus berkembang.
Direktur Utama PIB College, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M.,M.Mis., M.H.,D.Th., Ph.D.,D.Ag, menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas utama dalam perkembangan PIB College ke depan.
“Saya melihat adanya tren, mereka mulai mencintai PIB College. Saya ingin mahasiswanya memiliki level berkualitas internasional dan global, sehingga bisa bekerja di mana saja. Karena itu kami menyusun kurikulum yang dibutuhkan pada level internasional,” ujar Prof Suli.
Prof. Suli berharap PIB College dapat menjadi pusat solusi yang melahirkan lulusan dengan kemampuan memecahkan masalah berbasis teori dan praktik lapangan. “Jadi kita mengawinkan antara teori dan praktik lapangan,” tegasnya.
Kaprodi Creative Event Business, Ganang Prakoso, S.T.Par., M.Par., CHE, menambahkan bahwa transformasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman.
“Dulu pendidikan vokasi fokus pada skill. Sekarang harus menjawab tantangan di bidang inovasi, kreativitas, dan harapan agar lulusan bisa menciptakan lapangan kerja. Event memiliki dampak ekonomi luar biasa, terutama di Bali. Melalui Creative Event Business, kami ingin masyarakat lebih aware bahwa pendidikan event berguna tidak hanya di Bali, tetapi juga nasional dan internasional,” kata Ganang.
Pendekatan project based learning menjadi keunggulan utama program ini. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga dilatih melalui proyek nyata yang mengasah kemampuan problem solving, kreativitas, dan adaptasi terhadap teknologi serta regulasi industri. Dengan model ini, lulusan diharapkan mampu langsung berkontribusi ketika terjun ke dunia kerja tanpa harus memulai dari nol.
Dari sisi kemitraan, Erika Sedana,M.Tr.Par.,M.Sc, selaku Director Partnership & Event, menyampaikan bahwa PIB College terus memperkuat hubungan dengan mitra internasional.
“PIB bisa menghasilkan graduates yang tidak hanya problem solving, tetapi juga memberikan solution dengan dampak yang luas, tidak hanya di Bali tetapi going global. Kurikulum kami sudah embedded dengan kurikulum internasional, sertifikasi internasional, dan pengalaman belajar internasional. Student memang harus punya pengalaman belajar di luar Indonesia,” ujar Erika.
Ia menambahkan bahwa tujuan PIB College ke depan adalah menjadi institusi yang memberikan dampak lebih besar dan lebih luas bagi komunitas internasional.
Penguatan aspek akademik dan operasional juga menjadi fokus utama. Dr. Henny Tho, Director of Academic & Operations, menjelaskan bahwa sumber daya manusia merupakan aset terbesar PIB College.
“Kami telah mengimplementasikan human resource information system sebagai sumber belajar, media belajar, serta penguatan operasional harian. Kami menyiapkan tenaga pengajar, alat, dan sistem agar mahasiswa siap diterima industri dengan standar perilaku profesional sejak dini,” jelasnya.
Memasuki usia ke-9, PIB College mencatatkan serapan lulusan tertinggi di bidang hospitality, disusul entrepreneur dan industri luxury. Beberapa alumni bahkan telah menduduki posisi pengambilan keputusan di perusahaan internasional.
Ketua Panitia Growbalization 2026, Olga Monica, menambahkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “PIB on Cloud 9” dengan filosofi perayaan yang dirasakan hingga langit kesembilan.
“Kami ingin acara ini tidak hanya merayakan ulang tahun internal, tetapi juga empowering, entertaining, dan impactful untuk semua komunitas, termasuk lingkungan dan hewan. Kami buktikan melalui donor darah dan pet race bersama anjing. Acara seperti ini adalah contoh nyata Creative Event Business yang berkelanjutan,” ujar Monica.
Ia berharap proyek ini menjadi latihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan portofolio dan kesiapan kerja di masa depan, sekaligus menjadi cerminan arah baru program Creative Event Business yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui “Growbalization 2026” dan peluncuran Creative Event Business, PIB College semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang mengintegrasikan pariwisata, digital business, dan industri kreatif berbasis experience economy. Langkah ini sejalan dengan visi PIB College untuk mencetak lulusan yang siap bersaing secara global, kreatif, dan inovatif.M002










