Perwakilan Batalyon Alumni 93, Direktur Polair Sumbang Sembako ke Masyarakat Desa Pererenan Mengwi

 

MENGWI -fajarbali.com |Batalyon Pesat Gatra Alumni Angkatan Kepolisian (Akpol) tahun 1993, kembali memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat Desa Pererenan Mengwi Badung, pada Selasa 24 Agustus 2021. 

 

Pemberian 50 paket sembako yang berlangsung di Kantor LPD Desa Pererenan Mengwi Badung diserahkan langsung oleh salah seorang alumni 1993, Kombespol Toni Ariadi Efendi yang saat ini menjabat Direktur Polair Polda Bali. 

 

Kedatangan Kombes Toni bersama jajarannya disambut tokoh masyarakat setempat, Si Made Rai Suardika, dan 50 perwakilan masyarakat Desa Pererenan Mengwi Badung. 

 

Kombes Toni dalam sambutannya menjelaskan, bantuan sosial berupa sembako ini merupakan pemberian dari Batalyon Pesat Gatra Alumni 1993 yang sudah 28 tahun mengabdi di kepolisian RI. 

 

Saya ini termasuk urutan alumni Tahun 1993. Leting saya juga sudah ada yang jadi Kapolda Jambi, wakapolda, dan masih banyak lagi tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap perwira melati tiga dipundak ini. 

 

Menurutnya, pemberian sembako kepada masyarakat Desa Pererenan Mengwi Badung ini bagi yang terdampak pandemi covid-19. Dimana, khusus untuk Jawa Bali, Alumni 1993 telah menyalurkan 14.000 sembako kepada masyarakat terdampak pandemi. 

 

“Untuk Bali sebanyak 2.000 paket sembako sudah tersebar di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Bali,” terangnya. 

 

Kombes Toni mengakui di masa pandemi ini kondisi pariwisata di Bali sudah sangat parah. Terlebih tidak adanya aktifitas dari mulai penerbangan International. Kemudian sejumlah lokasi wisata, vila, resto, kafe dan wisata yang didominasi turis asing juga tutup total. 

 

“Paling 1 dan 2 yang buka. Bandara International kosong, yang ada satu dua penerbangan domestik aja. Penjaga kafe dan vila tidak ada aktifitas,” bebernya.  

 

Kombes Toni berharap agar bersama sama berdoa semoga badai covid-19 ini cepat berlalu. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan, menggunakan masker dan jaga jarak agar terhindar dari penularan pandemi. 

 

“Kita hanya bisa mendoalan badai covid-19 cepat berlalu supaya bapak bapak dan ibu ibu bisa bekerja lagi. Mudah-mudahan pemberian sembako ini dapat mengurangi sedikit kebutuhan bapak bapak sehari hari. Ini ada sembako beras 5 kg, minyak makan 2 kg, gula pasir, terigu, indomie, teh dan kecap,” bebernya. 

 

Sementara itu Tokoh Masyarakat Desa Pererenan Mengwi Badung, Si Made Rai Suardika mengucapkan terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan Direktur Polair Polda Bali, Kombespol Toni Ariadi Efendi. 

 

Ia mengakui akibat dampak pandemi ini banyak masyarakat Desa Pererenan Mengwi Badung yang bekerja di pariwisata dan karyawan resto tidak bekerja lagi. Ada yang di PHK dan di rumahkan. 

 

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan sembako ini. Sembako ini sangat berguna untuk menyambung hidup sehari hari. Terimkasih Pak Direktur Polair,” ungkap Made Suardika. (Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PPKM Diperpanjang, Warga Berharap Keringanan Tagihan

Sel Agu 24 , 2021
GIANYAR-fajarbali.com | Sampai dengan 30 Agustus mendatang, Bali masih ada pada PPKM level 4, walau di beberapa daerah sudah turun menjadi level 3. Namun untuk Kabupaten Gianyar masih berada pada PPKM Level 4. Hal ini karena jumlah terkonfirmasi positif Covid 19 masih pada angka 200-an orang.