Penurunan Status Gunung Agung Masih Menunggu Hasil Evaluasi

AMLAPURA-fajarbali.com | Menteri ESDM RI, Ignasius Jhonan memimpin rapat di kementerian yang dipimpinnya di Pos Pantau Gunungapi Agung, Kecamatan Rendang, Karangasem. Dipilihnya pos pantau Rendang sebagai tempat berlangsungnya rapat pimpinan tersebut untuk melihat dan merasakan dari dekat kondisi Gunung Agung.

Sedangkan, di sejumlah wilayah hujan abu kembali mengguyur wilayah kecamatan Rendang dan kecamatan Selat. Abu yang turun merupakan efek erupsi yang terjadi pada Selasa (1/1/2018) malam. Warga sendiri merasakan abu turum mulai pukul 22:30 malam. Erupsi terjadi dengan ketinggian 1.500 meter dari puncak Gunung Agung. Hal itu diakui Kepala PVMBG, Kasbani, Rabu (2/1/2018) saat ditemui di Pos Pantau Gunungapi, Rendang, Karangasem.

Menurut Kasbani, sampai saat ini status Gunung Agung masih fase erupsi. Selain itu, kegempaan di Gunung agung juga masih tetap ada. Secara visual pun, kata Kasbani masih bisa terlihat oleh masyarakat. Namun, dalam seminggu terakhir ini instensitas letusan cendurung mengecil. “Gunung Agung masih fase erupsi, terlihat secara visual yang bisa kita saksikan,” ujar Kasbani saat rapat pimpinan kementerian ESDM di Pos pantau Gunungapi Agung.

Hal yang sama juga dikatakan  kepala badan Geologi kementrian ESDM, Dedi Suhendar. Menurutnya dari laporan yang diterima, sejak seminggu terakhir ini aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan. Namun untuk menurunkan status dari leve IV (awas) ke level III (waspada) dari kementrian ESDM meminta untuk melakukan evaluasi lagi. “Karena sisa ancaman masih ada, terutama lontaran material diwilayah terdekat maupun hujan abu,” ujarnya.

Pun dikatakan, kalau dalam beberapa waktu kedepan ada penurunan aktivitas, pihaknya pun bisa saja akan menurunkan status Gunung Agung. Namun untuk menurunkan status tersebut, masih manunggu hasil evaluasi yang dilakukan oleh PVMBG. “Penurunan status masih harus menunggu evaluasi dalam beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Sementara, rapat pimpinan kementerian ESDM sendiri sengaja dilaksanakan di pos pantau Gunungapi Rendang. Rapat pimpinan sendiri dipimpin langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jhonan, serta wakil menteri ESDM Acandra Tahar, serta dihadiri oleh kepala badan di kementrian ESDM. Selain membahas kondisi Gunung Agung, rapat tersebut juga mendengar program-program yang ada di kementerian ESDM selama tahun  2017 lalu dari masing-masing Badan di kementerian ESDM. (bud)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wakil Bupati Karangasem Tawarkan Destinasi Wisata ke Komunitas ID Fortuner

Rab Jan 3 , 2018
AMLAPURA-fajarbali.com | Berbagai cara dilakukan untuk memulihkan tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karangasem yang selama empat bulan terakhir ini mengalami penurunan. Hal itu tidak lepas dari status Gunung Agung pada level awas. Salah satunya, dengan menawarkan ke sejumlah komunitas untuk berinvestasi dan berkunjung ke destinasi wisata yang masih aman untuk […]

Berita Lainnya