Pengguna ChatBot Meningkat

MANGUPURA – fajarbali.com | Penggunaan aplikasi pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung semakin meningkat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung A.A Ngurah Arimbawa.

 

 

 

Mantan Camat Kuta Utara itu mengatakan, minat masyarakat menggunakan aplikasi sejalan dengan imbauan pemerintah untuk mengurangi kerumunan orang banyak. Bahkan kata dia, belum lama ini, pihaknya mencetak 2000 lembar Suket dalam satu kali cetak. Lantaran banyaknya permintaan, beberapa staf pun harus lembur pada hari sabtu dan minggu.

 

“Masyarakat kini sudah memiliki menggunakan aplikasi untuk mengurus administrasi kependudukannya,” kata Arimbawa, Senin (15/5/2020).

 

Diakuinya, dalam beberapa pekan terakhir pihaknya bahkan sampai lembur untuk mencetak Administrasi kependudukan (Adminduk) yang diproses melalui aplikasi.

 

 “Permohonan dari masyarakat harus diverifikasi terlebih dahulu. Karena banyaknya permohonan, staf kami pun harus lembur untuk mencetak Suket. Juga untuk mencetak permohonan lainnya,”kata Arimbawa.

 

Namun diakuinya, tidak semua masyarakat menggunakan chatbot (layanan obrolan virtual) dengan nomor hotline 08970531571 untuk keperluan adminduk. Tapi layanan ini sangat efektif bagi masyarakat dengan jarak yang jauh untuk ke kantor Disdukcapil di Kawasan Puspem Badung.”Yang jauh-jauh seperti dari petang dan kuta selatan banyak yang menggunakan layanan online ini. Tapi kami akui, masih ada yang datang ke kantor,” katanya.

 

Untuk yang masih ke kantor, kata dia, lebih banyak masyarakat yang dekat dengan kawasan Puspem. Selain itu diakuinya, layanan secara online terkadang mengalami kendala seperti respon yang lambat. “Kami akui masih ada kendala, terkadang karena banyaknya permohonan yang masuk dalam waktu bersamaan membuat sistem bergerak lambat. Kedepan kami akan terus evaluasi,”kata Arimbawa yang juga mantan Plt Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Badung itu.

 

Di lain hal, karena padatnya pekerjaan untuk melayani permohonan masyarakat pihaknya tidak lagi memberlakukan sistem shift bagi staf. “Semua staf kami kini sudah masuk. Itu semua agara pelayanan masyarakat tidak terganggu. Ini sudah kami laporkan kepada pimpinan,” kata Arimbawa seraya menambahkan layanan secara online itu off pada hari sabtu dan minggu mengingat setiap permohonan perlu diverifikasi terlebih dulu.

 

Untuk diketahui, aplikasi tersebut bisa melayani pencetakan KTP elektronik, Surat keterangan, penerbitan identitas penduduk non permanen, penerbitan SKTT (Surat Keterangan Tempat Tinggal) WNA, penerbitan KK, Akte Kelahiran – Perkawinan – kematian. Cara kerja aplikasi itu, kata dia, miring dengan chat pesan WhatsApp. Yang membedakan masyarakat akan dituntun secara otomatis. Setelah mengikuti arahan dalam pesan otomatis, pemohon akan menerima notifikasi. Saat permohonan sudah selesai diproses, selanjutnya akan diserahkan ke Kelian dinas/kepala lingkungan untuk selanjutnya diserahkan kepada pemohon.

 

Penerapan aplikasi chatbot mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring, Surat Edaran Dirjen Dukcapil, Surat Edaran Gubernur Bali No 7194 Tahun 2020 tentang Panduan Tindaklanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 2019) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Surat Edaran Bupati Badung No 183 Tahun 2020 tentang Panduan Tindaklanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Surat Pemberitahuan Sekda Kabupaten Badung No 184 Tahun 2020, dan Surat Himbauan Sekda No 470/836/Dukcapil/2020.(put).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Screening Lanjutan di Br. Sayan Baleran Desa Werdi Bhuwana Diikuti 777 Warga, Ditemukan 21 Orang Reaktif

Sel Mei 26 , 2020
MANGUPURA – fajarbali.com | Setelah dilaksanakan screening pada Kamis (21/5/2020) lalu yang dihadiri oleh 313 warga Br. Sayan Baleran Desa Werdi Bhuwana, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung selaku bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali melaksanakan screening lanjutan terhadap warga yang belum mengikuti screening sebelumnya. Screening lanjutan yang dilaksanakan pada […]