AMLAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Sebanyak tiga ton beras, 320 terpal, 300 mie instan, 60 dus kopi dan susu sachet diserahkan oleh Baguna DPD PDI Perjuangan Bali kepada masing-masing posko penanganan bencana di tiga desa terdampak bencana alam gempa bumi yang terjadi pada Jumat (16/10) lalu. Gempa berkekuatan Magnitude 4.8 merusakan ratusan rumah, serta tiga korban jiwa.
Dalam penyerahan bantuan sumbangan gotong royong itu, DPD PDI Perjuangan Bali menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) untuk terjun ke tiga desa di kabupaten Karangasem dan Bangli.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali, Dewa Made Mahayadnya, Senin (18/10) kemarin, mengatakan, penyerahan bantuan sumbangan gotong royong kepada warga terdampak bencana gempa bumi, sesuai amanat ketua Umum PDI Perjuangan, bahwa kader-kader PDI Perjuangan harus tanggap dan cepat bergerak saat terjadi tanggap darurat bencana. DPD PDI Perjuangan pun menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) untuk turun bergerak. "Amanat ketua umum, Ibu Megawati Soekarno Putri, agar kader partai sigap dan cepat bergerak ketika terjadi bencana," ujar Dewa Made Mahayadnya.
Dewa Mahayadnya yang juga ketua fraksi DPRD Provinsi Bali ini mengatakan, pihaknya turun di tiga titik yang terkena dampak paling parah terjadinya gempa bumi. Pada Minggu (17/10), tim Baguna bersama anggota fraksi DPRD Kabupaten dan Provinsi asal dapil pemilihan Bangli turun menyerahkan bantuan ke Posko BPBD Bangli. Bantuan tersebut, akan disalurkan oleh BPBD Bangli kepada warga terdampak gempa di Desa Songan dan Trunyan. "Bantuan diterima kepala BPBD Bangli, nanti akan disalurkan kepada warga," ujarnya lagi.










