Pasangan Kekasih Cekcok di Kos Dimediasi Kantor Desa Tegal Harum

IMG_20260329_185018
CEKCOK-Petugas dari Kantor Desa Tegal Harum dan aparat kepolisian memediasi pertengkaran dua sejoli yang bertengkar di kamar kos.
DENPASAR -fajarbali.com |Dua pasangan sejoli yang tinggal satu kamar kos di Jalan Buana Kubu Gang Asem XIV nomor 12, Denpasar Barat, pada Jumat 27 Maret 2026 cekcok dan membuat gaduh penghuni kos. Akibatnya pihak Desa Tegal Harum turun tangan. 
 
Terungkap, percekcokan terjadi karena RY (18) sering berbuat kasar dan kerap memukuli pacarnya, ART (17) karena masalah cemburu buta. Setelah dimediasi oleh Kantor Desa setempat, keduanya sepakat berpisah dan tidak lagi berpacaran. 
 
Percekcokan ini terungkap setelah petugas Bhabinkamtibmas Desa Tegal Harum, yakni Aiptu I Gusti Ngurah Agung Suparta bersama Babinsa Tegal Harum Koptu Roni Wijaya Saputra mendatangi lokasi sekitar pukul 21.30 Wita. 
 
Petugas awalnya mendapat informasi dari Kepala Dusun setempat, Putu Pasek, yang menyebutkan ada keributan di kos kosan di daerah Buana Kubu Gang Asem XIV No. 12, Denpasar Barat. 
 
"Setelah petugas datang, memang benar ada pertengkaran. Mereka melihat RY dan ART sedang bertengkar hebat," ungkap sumber, pada Minggu 29 Maret 2026. 
 
Guna meredam pertengkaran, petugas Bhabinkamtibmas bersama Klian Adat Buana Kubu I Ketut Parta Budi, Pecalang dan Linmas desa Tegal Harum mengajak keduanya ke Kantor Desa Tegal Harum Jalan Gunung Cemara No.306 A Denpasar Barat. 
 
Dari hasil mediasi di Kantor Desa barulah terungkap motif pertengkaran tersebut. RY disebutkan sering memukul ART jika sedang cemburu. Akhirnya, kedua pasangan kekasih asal Kupang, Nusa Tenggara Timur itu sepakat berpisah. 
 
Kesepakatan itu tertuang di dalam surat pernyataan di Kantor Desa. Sedangkan ART bertekad pulang ke rumah kakaknya. 
 
"Kedua pasangan itu sudah tidak mau melanjutkan hubungan, ART memutuskan pisah dengan RY. Ia pindah ke rumah kakaknya yang ada di daerah Pedungan," ungkap sumber lagi.  
 
Terkait hal ini Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, MH belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian. "Blom dapat info, saya cek dulu," bebernya, pada Minggu 29 Maret 2026. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top