Organda Bali Imbau Angkutan Online Ikuti Aturan Main

DENPASAR-fajarbali.com | Ketua DPD Organda Bali, I Ketut Eddy Dharmaputra,S.Sos mengapresiasi Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali dalam upaya melakukan penataan, penertiban dan pengurusan izin bagi kendaraan angkutan sewa khusus (tranportasi online). Pemasangan stiker pada transportasi online sebagai bentuk akhir pengurusan izin agar boleh beroperasi sebagai angkutan sewa khusus atau taksi online resmi.



“Langkah Kadishub memberikan pemasangan stiker sebagai langkah awal bahwa benar transportasi online sudah berizin dah memiliki tanda,” papar Eddy Dharmaputra, di Denpasar Senin (5/2/2018).

Edy menambahkan untuk angkutan sewa khusus karena wilayah operasinya sesuai dengan wilayah yang ditetapkan (terbatas) maka segala perizinannya menjadi kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah provinsi.



Untuk di Provinsi Bali wilayah operasi dari angkutan sewa khusus ini berada di wilayah Sarbagita plus. Diketahui sesuai Peraturan Menteri Perhubungan yang baru yaitu peraturan mentri Nomor 108 pada bulan oktober Tahun 2017 ini telah diatur secara menyeluruh berkaitan dengan pelayanan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

Delapan kekhususan dari angkutan sewa khusus mengharuskan memenuhi standar Pelayanan Minimal yang ditetapkan, Kendaraan harus diuji Kir, pengemudi harus dengan SIM A Umum serta dilengkapi dengan tanda khusus berupa stiker. “Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki transportasi online untuk beroperasi sebagai persyaratan mutlak dan lumrah diikuti,” jelasnya.

Di sisi lain, kebutuhan transportasi online di Bali harus disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak over suplay. Untuk itu harus disesuaikan antara suplay dan demond. Dengan demikian pemasangan stiker akan memberikan ciri agar masyarakat mengetahui angkutan sewa khusus sebagai identitas khusus angkutan online.




Permasalahan sekarang adalah pada harga tarif angkutan yang dinilai masih jauh lebih rendah dari angkutan konvensional sehingga harus dicarikan titik temu untuk mendapatkan kesepakatan. Pemerintah harus menunjukkan keberpihakan pada upaya pengayoman dan tidak mematikan moda angkutan yang sudah ada.

“Yang membuat kecemburuan karena ada gep harga yang tinggi, ini perlu dicarikan titik temu dan solusi, sehingga ada win-win solusion pada masalah harga dimana batas atas dan batas bawah bisa disepakati semua pihak,” imbuhnya Edy.

Pihaknya berharap dengan pemasangan stiker angkutan online yang dilakukan mampu memberikan identitas sehingga angkutan yang menggunakan aplikasi ini akan mudah dikenali dan dipastikan telah memiliki izin operasi resmi yang lengkao. Pemasangan stiker juga untuk meningkatkan kesadaran dari para operator maupun driver kendaraan atau taksi online untuk mematuhi semua regulasi yang ada. (kdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

KPN Satya Dharma Denpasar Timur Gelar RAT

Sen Feb 5 , 2018
DENPASAR-fajarbali.com | Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri Satya Dharma Kecamatan Denpasar Timur, Senin (5/2/2018) di Gedung Wanita Narigraha.