SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kasus Covid 19 yang terjadi di Kabupaten Buleleng terus mengalami peningkatan. Peningkatan yang terjadi tidak tanggung-tanggung, jumlah orang yang dinyatakan terkonfirmasi baru terus mengalami kenaikan.
Hingga, Minggu (4/4/2021) kemarin, Nyoman Genep yang selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng menyampaikan, sebanyak 38 orang dinyatakan terkonfirmasi baru sebanyak 38 orang. Mereka terdiri dari tujuh orang, satu orang asal Kecamatan Busungbiu, enam orang asal Kecamatan Buleleng, 12 orang asal Kecamatan Seririt, sembilan orang asal Kecamatan Sukasada, dua orang asal Kecamatan Gerokgak, dan satu orang asal Kecamatan Banjar.
Baca Juga :
Bibit Pemain Sepakbola Nasional, Diharapkan Muncul dari Madenan Soccer Academy
Dukung PK 21, Sutjidra Pastikan Bisa Menjadi Momentum Pengentasan Stunting di Buleleng
Selain adanya penambahan, di Kabupaten Buleleng juga terdapat kesembuhan sebanyak 17 orang, yang terdiri dari dua orang asal Kecamatan Seririt, delapan orang asal Kecamatan Buleleng, satu orang asal Kecamatan Gerokgak, dua orang asal Kecamtan Kubutambahan, satu orang asal Kecamatan Busungbiu, satu orang asal Kecamtan Banjar dan dua orang asal Kecamatan Sawan.
Seiring penambahan terhadap orang yang terkonfirmasi baru juga terdapat satu orang (38) yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 berasal dari Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan. Yang bersangkutan mengeluhkan mual, lesu, demam dan menjalani perawatan di RSUD Singaraja sejak 29 Maret 2021 kemudian dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (3/4) tiga hari lalu.
“Memang penambahan untuk hari ini sangat tinggi, sembuh sebanyak 17 orang dan satu orang meninggal dunia akibat Covid 19. Sedangkan kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 193 orang,” ucapnya.
Mereka berada di RSUD 22 orang, RS Balimed 13 orang, RS Karya Dharma Husada 27 orang, RS Kerta Usada tuju orang, RS Tangguwisia enam orang, RS Santi Graha dua orang, RSUP Sanglah satu orang, RS Tentara satu orang, Klinik Bakti Rahayu Buleleng empat orang, Sandi Mas Lokapaksa sembilan orang, Spice Paradise Gitgit satu orang, Villa Khailas Panji satu orang, isolasi desa enam orang dan isolasi mandiri 93 orang.
Terkait data lain, kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng bertambah menjadi 3.013 orang, dengan rincian; sembuh 2.698 orang, meninggal 122 orang, sedang dirawat di Buleleng 192 orang dan dirawat di luar Buleleng satu orang. Lanjut, kasus suspek kumulatif di Buleleng sampai hari ini menjadi 3.168 orang, dengan rincian; suspek konfirmasi sebanyak 1.306 orang, discarded 1.721 orang, suspek masih dipantau 65 orang dan probable 76 orang. Sedangkan kontak erat kumulatif di Buleleng menjadi 16.262 orang, dengan rincian; kontak erat konfirmasi 1.479 orang, discarded 14.227 orang, karantina mandiri 81 orang dan kontak erat menjadi suspek 475 orang. Kemudian, kasus konfirmasi non suspek 226 orang, dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi tetap dua orang. (ags)
Hingga, Minggu (4/4/2021) kemarin, Nyoman Genep yang selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng menyampaikan, sebanyak 38 orang dinyatakan terkonfirmasi baru sebanyak 38 orang. Mereka terdiri dari tujuh orang, satu orang asal Kecamatan Busungbiu, enam orang asal Kecamatan Buleleng, 12 orang asal Kecamatan Seririt, sembilan orang asal Kecamatan Sukasada, dua orang asal Kecamatan Gerokgak, dan satu orang asal Kecamatan Banjar.
Baca Juga :
Bibit Pemain Sepakbola Nasional, Diharapkan Muncul dari Madenan Soccer Academy
Dukung PK 21, Sutjidra Pastikan Bisa Menjadi Momentum Pengentasan Stunting di Buleleng
Selain adanya penambahan, di Kabupaten Buleleng juga terdapat kesembuhan sebanyak 17 orang, yang terdiri dari dua orang asal Kecamatan Seririt, delapan orang asal Kecamatan Buleleng, satu orang asal Kecamatan Gerokgak, dua orang asal Kecamtan Kubutambahan, satu orang asal Kecamatan Busungbiu, satu orang asal Kecamtan Banjar dan dua orang asal Kecamatan Sawan.
Seiring penambahan terhadap orang yang terkonfirmasi baru juga terdapat satu orang (38) yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 berasal dari Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan. Yang bersangkutan mengeluhkan mual, lesu, demam dan menjalani perawatan di RSUD Singaraja sejak 29 Maret 2021 kemudian dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (3/4) tiga hari lalu.
“Memang penambahan untuk hari ini sangat tinggi, sembuh sebanyak 17 orang dan satu orang meninggal dunia akibat Covid 19. Sedangkan kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 193 orang,” ucapnya.
Mereka berada di RSUD 22 orang, RS Balimed 13 orang, RS Karya Dharma Husada 27 orang, RS Kerta Usada tuju orang, RS Tangguwisia enam orang, RS Santi Graha dua orang, RSUP Sanglah satu orang, RS Tentara satu orang, Klinik Bakti Rahayu Buleleng empat orang, Sandi Mas Lokapaksa sembilan orang, Spice Paradise Gitgit satu orang, Villa Khailas Panji satu orang, isolasi desa enam orang dan isolasi mandiri 93 orang.
Terkait data lain, kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng bertambah menjadi 3.013 orang, dengan rincian; sembuh 2.698 orang, meninggal 122 orang, sedang dirawat di Buleleng 192 orang dan dirawat di luar Buleleng satu orang. Lanjut, kasus suspek kumulatif di Buleleng sampai hari ini menjadi 3.168 orang, dengan rincian; suspek konfirmasi sebanyak 1.306 orang, discarded 1.721 orang, suspek masih dipantau 65 orang dan probable 76 orang. Sedangkan kontak erat kumulatif di Buleleng menjadi 16.262 orang, dengan rincian; kontak erat konfirmasi 1.479 orang, discarded 14.227 orang, karantina mandiri 81 orang dan kontak erat menjadi suspek 475 orang. Kemudian, kasus konfirmasi non suspek 226 orang, dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi tetap dua orang. (ags)










