Media Sosial Jadi Tempat Sosialisasi Pencegahan Peredaran Narkoba Di Tengah Pandemi

AMLAPURA-fajarbali.com | Meski masa pandemi covid-19 membatasi orang untuk berkumpul namun hal itu tidak menyurutkan langkah Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem untuk terus mengajak masyarakat agar tidak terjerumus dengan Narkoba. Salah satunya, BNNK Karangasem ini mempergunakan layanan media sosial (Medsos) sebagai tempat sosialisasi. 

Plt BNN Karangasem, Anak Agung Gede Mudita, Kamis (27/5/2021) kemarin menyampaikan, penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Karangasem sampai saat ini masih terjadi. Bahkan, AA Gede Mudita menyebutkan, peredaran Narkoba hampir terjadi di semua kecamatan. Sehingga diperlukan pemberian pemahaman kepada masyarakat akan bahayanya narkoba.

“Untuk mencegah terjadinya penyalahgunan barang terlarang ini di Karangasem harus lebih gencar melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Baca Juga :
Suasana Pandemi, Pujawali di Pura Dang Kahyangan Petitenget Kembali Digelar Sehari
KPU Tabanan Data Pemilih Bertambah Dua Ribu lebih Capai 365.279 Pemilih

Anak Agung Gede Mudita,berdasarkan pemetaan wilayah yang dilakukan BNNK Karangasem, Kecamatan Kubu masih menjadi atensi di dalam penyalahgunaan barang haram ini. Pihaknya pun, katanya, cukup rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya narkoba kepada masyarakat, utamanya bagi masyarakat yang ada di desa-desa.  

“Kecamatan Kubu menjadi salah satu kecamatan yang peredaran narkobanya masih cukup tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainya,” ujarnya lagi.

Selain ke masyarakat di pedesaan,sebutnya, BNNK juga melakukan sosialisasi dengan menyasar kelompok di desa adat, dan juga para pelajar di Karangasem. Mereka, diberikan pemahaman akan bahayanya narkoba. Namun, dalam situasi pandemic covid-19 pihaknya pun tetap melakukan sosialisasi. Hanya saja, BNNK lebih banyak melakukan sosialisasi lewat media sosial.

“Dalam situasi pandemic covid-19 kita lakukan sosialisasi melalui media social, sasaran kita tentu saja para remaja,” ujarnya lagi.

Pihaknya juga berharap, dengan strategi yang kita lakukan mampu menekan penyalahgunaan narkoba di Karangasem. Sedangkan, pihaknya pun akan dengan senang hati jika ada masyarakat sebagai pengguna narkoba namun ada keinginan untuk berhenti. Pihaknya pun akan langsung melakukan rehabilitasi dengan Identitas pemakai akan tetap dirahasiakan. Dengan begitu, katanya lagi, mereka yang bekerja bisa tetap bekerja bagi pelajar yang memakai mereka tetap bersekolah.

“Kalau mereka lapor sebagai pemakai, kita tidak sampai melakukan penangkapan karena mereka bakal direhab,” ujarnya lagi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Diterjang Gelombang Pasang, Puluhan Jukung di Ujung Pesisi Alami Kerusakan

Sab Mei 29 , 2021
AMLAPURA-fajarbali.com | Gelombang pasang yang saat beberapa hari lalu menyebabkan puluhan jukung dan mesin milik nelayan di Ujung Pesisi desa Tumbu, Kecamatan Karangasem mengalami kerusakan. Selain itu, Gelombang setinggi 3 sampai 5 meter ini menyebabkan dua bangunan  untuk menyimpan mesin jukung.
BPD BALI