Komplotan Bobol ATM Asal Palembang Diringkus, Satu Ditembak Kakinya

 

DENPASAR, fajarbali.com |Enam komplotan maling asal Palembang Sumatera Selatan bermodus mengganjal kartu ATM ditangkap Tim Resmob Polda Bali. Salah seoramg pelaku ditembak kakinya karena melawan. 

 

 

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes. Pol. Djuhandhani Raharjo Putro, S.H., didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes. Pol. Syamsi, S.H., kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus mengganjal kartu ATM ini merupakan pelaku lintas provinsi. 

 

Para pelaku merupakan asal Palembang Sumatera Selatan ini mengaku telah beraksi di 15 TKP. Yakni di wilayah Bali, Jawa Barat, Jakarta. 

 

Terungkapnya aksi kawanan maling ini berdasarkan laporan korbannya warga negara Jepang, Mihoko Ozawa (WNA Jepang). Korban mengalami kejadian, pada Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban mengalami kerugian dari kejadian tersebut sebesar Rp 36.900 juta. 

 

Setelah diselidiki melalui pengecekan kamera CCTV, pelaku yang beraksi di ruang mesin ATM berjumlah 1 orang. Selanjutnya Tim Resmob Polda Bali membekuk 6 pelaku lain di sebuah vila di wilayah Desa Tibubeneng, Pererenan, Canggu, Kuta Utara, Badung, Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.  

 

Namun dalam penyergapan tersebut otak pelaku melawan dan mencoba kabur. Sehingga Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki kirinya. “Satu pelaku rresidivis di tembak pada bagian kaki, karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri,” ujar Kombes Raharjo. 

 

Untuk pelaku yang berhasil di amankan yakni inisial GY (45), DB (39), AK (27), SH (41), AS (36), HT (44). Dalam aksinya para pelaku beraksi secara berkelompok dan memiliki peran masing-masing.

 

Selain tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa data nasabah bank korban dari transaksi penarikan kartu ATM yang dilakukan oleh pelaku. Kemudian data bukti transaksi nasabah bank ( e-jurnal), screenshot rekaman CCTV diruang mesin ATM. 

 

Lanjut, 4 unit sepeda motor (yang dipergunakan dalam melakukan aksinya). 2 buah mika plastik (sebagai alat untuk mengganjal pada lubang mulut ATM). 1 buah chater (yang dipergunakan untuk melepas potongan mika plastik), 7 buah kartu ATM Milik nasabah, 1 unit Handphone merek Nokia, 1 unit Handphone merek Samsung, Uang tunai sebesar Rp 9.238.000. 

 

“Para pelaku sudah beroperasi di Bali selama 1 bulan. Mereka khusus datang ke Bali untuk membobol kartu ATM dengan cara mengganjal menggunakan klip yang dilapisi lem,” terangnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Diduga Depresi Akan Diceraikan Istri, Suami Tewas Gantung Diri

Ming Apr 25 , 2021
  DENPASAR -fajarbali.com |Diduga stress karena akan diceraikan istrinya, seorang suami Joko Susanto (43) mengambil jalan pintas bunuh diri. Pria asal Bondowoso Jawa Timur itu gantung diri di kamar kosnya di Jalan Kebo Iwo selatan Gang Kepundung nomor 3A Padangambian Kaja Denpasar Barat, Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.