Kick Off Kelas Ayah Idaman: Perkuat Peran Ayah Sejak Awal Kehidupan Anak

IMG-20260701-WA0064
Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melaksanakan Kick Off Kelas Ayah Idaman di TPMB Yan Mona Fridayanti, Amd.Keb., Denpasar, Rabu (1/7/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melaksanakan Kick Off Kelas Ayah Idaman di TPMB Yan Mona Fridayanti, Amd.Keb., Denpasar, Rabu (1/7/2026), sebagai langkah awal memperkuat keterlibatan ayah dalam mendampingi ibu sejak masa kehamilan, persalinan, hingga pascapersalinan.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, Ketua PC IBI Kota Denpasar, PKB/PLKB, serta ibu hamil ini bertujuan memperkenalkan program Kelas Ayah Idaman, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran ayah dalam kesehatan ibu dan anak, serta membangun komitmen bersama untuk mendukung pelayanan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP) melalui edukasi, talkshow, dan simulasi pelaksanaan kelas secara nasional melalui teleconference.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. Luhde menyampaikan bahwa Kelas Ayah Idaman lahir sebagai respons terhadap isu fatherless yang masih menjadi tantangan dalam pengasuhan anak di Indonesia.

"Hari ini kita mencanangkan Kelas Ayah Idaman sebagai upaya mendorong ayah hadir sejak masa kehamilan hingga mendampingi tumbuh kembang anak. Kelas Ayah Idaman lahir sebagai respons terhadap isu fatherless, di mana sekitar 25 persen anak belum memperoleh kehadiran dan kasih sayang ayah secara optimal," jelasnya. 

"Karena itu, kami mengajak para ayah untuk terlibat sejak merencanakan kehamilan, mendampingi istri selama kehamilan dan persalinan, hingga bersama-sama mengambil keputusan terkait penggunaan kontrasepsi pascapersalinan. Kehadiran ayah bukan hanya penting untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, tetapi juga membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menciptakan generasi yang sehat serta berkualitas," imbuh dia. 

Pemilik TPMB Yan Mona Fridayanti, Amd.Keb., Bidan Mona berharap seluruh suami dapat berperan aktif dalam pengambilan keputusan, khususnya terkait penggunaan kontrasepsi pascapersalinan.

BACA JUGA:  Elnusa Petrofin Undang Jurnalis Berkompetisi pada Ajang Pena Petrofin Awards 2026 

Menurutnya, perencanaan kehamilan yang baik akan mendukung keharmonisan keluarga, mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, sekaligus memberi kesempatan bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak hingga usia dua tahun.

Salah seorang peserta Kelas Ayah Idaman, Radiati, yang sedang menjalani masa kehamilan, juga mengaku merasakan pentingnya dukungan suami sejak awal kehamilan hingga pascapersalinan. Menurutnya, kehadiran suami memberikan rasa aman, dukungan emosional, dan semangat dalam menjalani setiap tahapan kehamilan hingga persalinan.

Sementara itu, Wakil Ketua I IBI Provinsi Bali, Bidan Ni Wayan Suriati, SST, berharap Kelas Ayah Idaman mampu meningkatkan pengetahuan ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi, mulai dari pendampingan pemeriksaan kehamilan (ANC), persalinan (INC), masa nifas (PNC), pemantauan tumbuh kembang bayi, hingga mendukung penggunaan KB sesuai kondisi ibu.

Senada dengan itu, Ketua PC IBI Kota Denpasar, Bidan Sumiati, S.Tr., S.KM, menilai program ini penting agar ayah ikut bertanggung jawab terhadap kesehatan ibu dan janin, memiliki keterampilan menghadapi persalinan dan perawatan bayi baru lahir, memperkuat ikatan emosional dengan anak, serta berperan dalam pengambilan keputusan penggunaan KB pascapersalinan.

Kelas Ayah Idaman merupakan ruang edukasi yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan komitmen ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Program ini tidak hanya membekali ayah dengan informasi mengenai kehamilan, persalinan, perawatan bayi baru lahir, serta pelayanan KB Pascapersalinan, tetapi juga mendorong komunikasi yang lebih baik antara suami dan istri dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi.

Melalui pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), diharapkan ayah mampu menjadi mitra aktif bagi ibu selama masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan anak.

BACA JUGA:  Peserta KKN Lingkungan Hidup Unwar Berpartisipasi dalam Gerakan Bali Bersih di Pantai Padang Galak

Melalui Kick Off Kelas Ayah Idaman, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali bersama para pemangku kepentingan berkomitmen membangun gerakan ayah hadir yang tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pelindung, dan pengasuh yang terlibat aktif dalam setiap tahapan kehidupan anak.

Dengan meningkatnya keterlibatan ayah, diharapkan pelayanan KB Pascapersalinan semakin optimal, kesehatan ibu dan bayi semakin terjaga, serta terwujud keluarga Indonesia yang sehat, harmonis, dan berkualitas. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top