Ketua Dekranasda Gianyar Buka Alas Harum Festival 202

GIANYAR – fajarbali.com | Bertemakan “Gianyar Bangkit” dalam pelaksanaan ‘Alas Harum Festival 2020’ yang digagas owner Alas Harum Made Ardana dengan menggandeng Dekranasda Kabupaten Gianyar.

Kegiatan bertujuan upaya membangkitkan kembali pariwisata di Gianyar yang terpuruk selama pandemi covid 19, sekaligus juga mempromosikan produk kerajinan para IKM/UMKM di Kabupaten Gianyar.

Alas Harum Festival 2020  dibuka oleh Ketua Dekranasda Gianyar,  Ny. Surya Adnyani Mahayastra, di obyek wisata Alas Harum, di Kecamatan Tegallalang,  Minggu (15/11/2020) lalu. Selain memulihkan pariwisata juga membantu membangkitkan kembali industri kerajinan dengan bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar. Pameran sendiri digelar mulai tanggal 15 September hingga 20 Desember nanti. “Melalui festival ini saya berharap pengunjung di Alas Harum semakin bertambah, dan industri kerajinan kita bisa bangkit kembali,” kata Made Ardana.   

Ketua Dekranasda, Ny. Surya Adnyani Mahayastra pada kesempatan itu mengungkapkan kalau Kabupaten Gianyar sangat kaya akan produk kerajinan IKM/UMKM. Apalagi Gianyar telah dinobatkan sebagai salah satu kota kerajinan dunia (World Craft City).  Saat ini kata Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Kabupaten Gianyar telah memiliki ribuan IKM/UMKM yang bergerak di berbagai sektor kerajinan seperti tenun, patung, silver, anyaman dan lain sebagainya. Namun sejak pandemi covid 19, semuanya terdampak. Pemasaran lesu, bahkan ada yang mati suri.

Festival ini sendiri menurut Ny. Surya Adnyani Mahayastra ini merupakan bentuk sinergi baik dari pemilik usaha dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar. Dengan momen-momen seperti ini menandakan bahwa Kabupaten Gianyar aman untuk dikunjungi. Aman disini artinya kita di obyek wisata tetap mematuhi protokol kesehatan, dan disiplin pada diri kita masing-masing.  “Saya sangat mengapresiasi diselenggarakannya Alas Harum Festival ini, sesuai dengan temanya Gianyar Bangkit, semoga industri kerajinan kita juga bangkit seiring dengan pulihnya pariwisata kita. Dengan promosi seperti ini dan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, saya yakin kita pasti bisa,”  kata Ny. Surya Adnyani Mahayastra yakin.

Ditambahkan, dalam festival kali ini ada beberapa pengrajin binaan Dekranasda Kabupaten Gianyar yang ikut pameran seperti Suardhita Silver, Mardiana Silver, Shima Butik, Pakaian Adat Domas dan tas kulit Go Project. Dengan adanya Alas Harum Festival, yang mengkolaborasikan obyek wisata dengan pameran di satu lokasi, dapat membantu para UMKM kita dalam mempromosikan produk kerajinan mereka.

Salah satu peserta pameran Ni Wayan Sumiati pemilik Shima Butik mengucapkan terima kasihnya pada pemilik Obyek Wisata Alas Arum dan Dekranasda Kabupaten Gianyar, atas kesempatan yang diberikan. Masa pandemi membuatnya harus pintar- pintar menyiasati penjualan yang menurun drastis. Selain pemasaran secara online, dirinya juga menyasar instansi-instansi pemerintah maupun BUMN untuk membantu promosi. Dengan keikutsertaan dalam pameran Alas Harum Festival, membantu mempromosikan produknya pada wisatawan yang mengunjungi objek wisata Alas Harum.(gds).

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kader PKK dan UP2K Dilatih Mengolah Sampah Menjadi Pupuk

Rab Nov 18 , 2020
GIANYAR – fajarbali.com | Kabupaten Gianyar kini sudah memiliki sekitar 13 TPS3R dan 48 bank sampah  yang tersebar di desa-desa. Pemkab Gianyar terus berupaya mengurangi volume sampah yang ada disekitar. Sampah harus harus diselesaikan sedekat mungkin dengan sumber sampah dan seminimal mungkin dibawa ke TPA.  Save as PDF

Berita Lainnya