Kelompok 14 KAT UNR “Keroyok” Sampah di Celuk

Klp 14 KAT UNR Celuk-953e4f7d

SOSIALISASI pengelolaan sampah di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar.

 

GIANYAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, terutama di kalangan rumah tangga masih minim. Diperlukan upaya ekstra dari segala komponen untuk menggugah kesadaran ini agar kelak menjadi kebiasaan bahkan sebuah budaya.

Hal itu dikemukakan Agus Suarnaya, pengelola TPS3R di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, saat menjadi narasumber sosialisasi pengelolaan sampah oleh Kelompok 14 Kuliah Aplikatif Terpadu Universitas Ngurah Rai (KAT UNR) belum lama ini.

"Kendala yang kami hadapi dalam program ini, adalah belum adanya kesadaran masyarakat dalam pemilahan dan pemberdayaan sampah organik maupun non organik khususnya sampah dalam rumah tangga," jelas Agus. 

Sehingga ia berharap, kehadiran Sivitas UNR ini mampu menyadarkan warganya. Selain itu, langkah ini juga mendukung program pemerintah yang telah memberlakukan regulasi tentang pengelolaan sampah berbasis sumber.

Apresiasi juga disampaikan Perbekel Celuk yang diwakili Kelian Dusun Desa Celuk Kadek Adinata. Namun ia mengingatkan, kegiatan semacam ini sebaiknya dilakukan secara kontinyu dan konsisten.

"Saya ucapkan terima kasih banyak khususnya untuk kepedulian teman-teman dari Universitas Ngurah Rai kepada Desa kami. Kami juga berharap semoga kegiatan-kegiatan serupa dapat terus ada ditahun-tahun berikutnya” harapnya.

Ketua Dosen Pembimbing Kelompok 14, Luh Erynayati, ST. MSM., menjelaskan, pada KAT tahun ini, kelompoknya mengambil peran mendukung program desa Celuk utamanya terkait dengan pemberdayaan sampah dengan menggunakan teknik biopori untuk sampah organik dan pemberdayaan sampah non organik melalui bank sampah.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top