Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Bergantung Pada Sikap Pemerintah

Denpasar-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Lesunya kunjungan wisatawan ke Bali akibat pandemi Covid-19, menyebabkan industri pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali mengalami kemerosotan yang cukup signifikan.

Hal tersebut juga berdampak luas terhadap usaha pariwisata seperti hotel, villa, dan restoran yang biasanya ramai pengunjung akhirnya tutup. Selain itu, belum adanya kepastian kapan pandemi akan berakhir, membuat pelaku usaha di sektor pariwisata dan pendukung lainnya harus berjuang lebih keras untuk memenuhi biaya operasional.

  Menanggapi hal itu, Akademisi Pariwisata I Putu Gede Parma, S.St. Par., M.Par., mengatakan, untuk meyakinkan kembali wisatawan domestik yang saat ini masih menjadi prioritas pemerintah Bali, tentu menjadi hal penting yang harus dipikirkan dan hal ini bergantung pada sikap pemerintah pusat maupun daerah. Tak hanya menjadi tugas dari pemerintah saja, praktisi, akademisi, dan masyarakat juga memiliki peran yang sama dalam memulihkan ekonomi ke depan yang lebih kompetitif.

  "Kini pentingnya mereorientasi (menentukan sikap) pariwisata Bali agar lebih kompetitif dalam upaya meyakinkan wisatawan untuk mau berkunjung berlibur ke Bali. Termasuk juga mereorientasi pasar mancanegara yang tidak saja kita menawarkan keamanan untuk berkunjung, tetapi juga kepastian jaminan kesehatan ketika mereka sedang berlibur," ujarnya, Minggu (21/2/2021).

  Parma menjelaskan, untuk mengembangkan sektor-sektor unggulan lain yang juga kompetitif guna menopang pertumbuhan ekonomi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan yang selama ini dipandang sebelah mata, masyarakat saat ini harus lebih peka dalam mengembangkan dan tidak hanya berfokus pada satu sektor saja yakni pariwisata.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top