Kawal Harga di Tingkat Petani, BULOG Bali Targetkan Serap GKP Mulai Januari 2026

1000501309
BULOG Bali terjun langsung serap gabah petani demi swasembada.

DENPASAR-fajarbali.com | Mengawali kalender kerja tahun 2026, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat pilar pangan daerah. BULOG Bali secara resmi menegaskan kesiapannya untuk melakukan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari tangan petani. Langkah "jemput bola" ini dimulai pada Januari 2026 sebagai upaya akselerasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

​Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, M. Anwar, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bukan sekadar rutinitas operasional, melainkan respons cepat atas instruksi strategis Menteri Pertanian dan Direksi Perum BULOG. Fokus utamanya adalah optimalisasi serapan gabah dan beras guna memastikan stok pangan daerah tetap melimpah. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Pulau Dewata.

​“Kegiatan penyerapan gabah di awal tahun 2026 ini sengaja kami lakukan langsung di tingkat petani. Ini adalah bentuk komitmen dan gerak cepat kami dalam menerjemahkan arahan pusat, terutama dalam menjaga ritme ketersediaan pangan di wilayah Bali,” ujar M. Anwar.

​Selain memperkuat stok cadangan beras pemerintah, intervensi BULOG di lapangan bertujuan untuk memitigasi risiko fluktuasi harga yang kerap merugikan produsen pangan. Penyerapan GKP secara masif diharapkan mampu menjadi instrumen penyeimbang pasar. Dengan hadirnya BULOG sebagai pembeli siaga, celah bagi spekulan untuk menekan harga di tingkat bawah dapat diminimalisir secara efektif.

​M. Anwar menekankan bahwa menjaga stabilitas harga di tingkat petani adalah prioritas utama agar nilai tawar petani tidak merosot saat memasuki masa panen. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyerapan akan mengacu pada regulasi harga yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini krusial untuk memastikan roda ekonomi di sektor pertanian tetap berputar dengan sehat.

BACA JUGA:  Stok Beras Bali Aman Hingga Akhir 2025, Penyaluran Bantuan Pangan Berjalan Lancar

​“Melalui penyerapan yang terukur ini, kami menargetkan harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan terlindungi. Kami berkomitmen menjaga agar harga tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang saat ini dipatok sebesar Rp6.500 per kilogram,” tambah Anwar optimis.

​Guna memastikan kelancaran operasional di lapangan, BULOG Bali tidak bergerak sendiri. Koordinasi intensif telah dibangun melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang melibatkan berbagai elemen penting, mulai dari jajaran TNI, Polri, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), hingga Dinas Pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memetakan titik-titik panen secara akurat.

​Dengan keterlibatan berbagai pihak, Perum BULOG Kanwil Bali memposisikan diri sebagai mitra strategis yang hadir di tengah masyarakat tani. Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kokohnya ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan para petani di Bali melalui kepastian harga dan pasar. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top