Kabel Listrik Pompa Air Perumda Tirta Mangutama di Kampial Hilang Jadi Temuan BPK, Lakukan Pengadaan Ulang

MANGUPURA-fajarbali.com | Kabel listrik pompa booster air Perusahaan Umum  Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung dikabarkan dicuri orang tak bertanggungjawab.


Kehilangan sepanjang 43 meter yang terpasang di wilayah Kampial, Nusa Dua tersebut bahkan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, pengadaan kabel tersebut berasal dari bantuan dana hibah pariwisata untuk menunjang instalasi air di wilayah Kuta Selatan. 

Hal tersebut dipertanyakan pihak Dewan khususnya Komisi III DPRD Badung saat menggelar rapat kerja dengan jajaran BPKAD, Kamis (6/5/2021). Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata pun mempertanyakan penggunaan dana hibah pariwisata oleh PDAM Badung kepada BPKAD Badung. Bahwa pengadaan kabel senilai ratusan juta itu kini hilang dicuri orang.

“Itu yang dipakai kan hibah pariwisata, ada sekitar Rp 200 juta  digunakan untuk instalasi kabel dan kabelnya hilang. Itu harus dimunculkan lagi, ini bagaimana,” tegas Alit Yandinata yang didampingi Nyoman Satria dan Wayan Sandra.

Baca Juga :
Bahas Program di Tengah Minimnya PAD, Komisi III DPRD Badung Gelar Raker dengan BPKAD
Larangan Mudik, Bupati Tamba bersama Jajaran Forkompinda Tinjau Pelabuhan Gilimanuk

Plt BPKAD Badung, Ni Luh Suryaniti pun mengakui, adanya permasalahan tersebut. Akibatnya, Perumda Tirta Mangutama harus melakukan pengadaan ulang kabel jenis NYY diameter 4x120mm tersebut. Anggarannya pun harus diambil dari kas PDAM sendiri. 

“Nominal hibah ratusan juta. Tapi ini sudah ada rekomendasi dari audit BPK untuk melakukan pengadaan ulang sehingga ada asas manfaat kelanjutannya,” beber Suryaniti yang juga Kepala Inspektorat Badung ini.

Dikonfirmasi terpisah,  Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Badung, I Wayan Suyasa  tak menampik bahwa adanya kehilangan kabel pompa transfer untuk boster di wilayah Kampial, Kuta Selatan. Pihaknya pun mengaku tengah melakukan proses pengadaan ulang. 

“Karena kabel itu hilang jadi kami sekarang melakukan pengadaan ulang dan biayanya langsung dari kami sendiri. Untuk sekarang pengadaan masih berproses,” pungkasnya.

Namun, Suyasa enggan membeberkan jumlah pasti nominal kerugian akibat kehilangan tersebut. Menurutnya, pengadaan sebelumnya langsung dari Dinas PUPR Badung. Kemudian dihibahkan kepada perusahaan plat merah tersebut. 

“Jadi Dinas PUPR dulu yang melakukan pengadaannya dan dihibahkan ke kami. Nominalnya saya kurang hafal,” pungkasnya. (put)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kaki Remuk, Pencuri Sesari Dioperasi di RSUD Klungkung, Pemeriksaan Tertunda, Polisi Tunggu Kondisi Membaik

Kam Mei 6 , 2021
SEMARAPURA-fajarbali.com | Sehari pasca terungkapnya pencurian sesari di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Dusun Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, kondisi pelaku yakni, Nengah Mustika (45) rupanya belum membaik.  Save as PDF

Berita Lainnya