Jumlah PDP di Jembrana Bertambah 

NEGARA – fajarbali.com | Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) danJumlah PDP di Jembrana Bertambah bertambah. Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jembrana, dr Gusti Agung Putu Arisantha, di Posko Gugus Tugas Jembrana Minggu (3/5/2020), jumlah kasus ODP Covid-19 di Jembrana mencapai 181  orang. Sebanyak   143 orang telah selesai masa pemantauan atau dinyatakan sembuh dan  38 lainnya masih dalam proses pemantauan.

 

Pada jumlah PDP di Jembrana mengalami penambahan menjadi 29 orang. PDP yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang dan 3 orang masih dirawat di RSU Negara. Sedangkan, angka pasien positif Covid-19 di Jembrana  cenderung stagnan. Selama lebih dari sepekan ini tidak ada penambahan kasus positif. “Saat ini tercatat ada 11 pasien positif. 3 orang masih  dalam perawatan, dan  8  orang telah dinyatakan sembuh,”ujarnya.

Untuk kasus PDP terjadi penambahan 2 orang. Secara rinci disebutkan 1 orang merupakan warga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Perancak, Jembraba. Sedangkan satu lagi  beralamat didesa Baluk  . Pasien ini  rujukan dari salah satu Rumah Sakit Swasta di Jembrana dengan gejala klinis panas badan tinggi . “Dari pemeriksaan laboratorium di Rumah sakit swasta itu , pasien tersebut juga ada indikasi terinfeksi  Dengue ditandai turunnya kadar  trombosit, “ papar Arisantha. Dia menambahkan, status keduanya dinyatakan PDP  dari  rapid test dilakukan menunjukkan reaktif (positif) .

“Saat ini keduanya sudah dirawat diruang isolasi RSU Negara menunggu hasil pengambilan swab. Test swab rencana diambil senin ( 4/5/2020) esok hari,“ ujar Arisantha. Diterangkan, untuk menentukan status pasien apakah terkonfirmasi positif covid-19 atau tidak, tetap harus menunggu hasil pemeriksaan mengunakan metode PCR melalui pengambilan sampel swab.   “Sesuai protokol Covid-19, sambil menunggu hasil swab keduanya tetap dirawat ke ruang isolasi guna mendapatkan penanganan lanjutan,” terangnya.

Sementara untuk Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) yang sudah menyelesaikan karantina sebanyak 116 orang . Mereka dipulangkan setelah dinyatakan sehat dan menyelesaikan isolasi diri selama 14 hari. 
“ Hingga Minggu (3/5/2020) total jumlah PMI di Jembrana yang menjalani karantina sebanyak 182 orang. Termasuk yang masuk baru, sebanyak 15 orang, langsung ditempatkan di Hotel Bali Sunset di Desa Baluk sebagai rumah singgah kelima  yang disiapkan Pemkab Jembrana,” ujar Arisantha.

Sementara untuk pemeriksaan di Gilimanuk,  tetap dilakukan deteksi dini penanggulangan covid-19 melalui rapid test. Data yang dihimpun gugus tugas , test rapid sudah dilakukan sebanyak 6808 , dimana hasilnya 17 orang dinyatakan reaktif. “ Dari jumlah itu 3 orang merupakan warga Jembrana sudah langsung dirujuk ke RSU Negara. Sedangkan sisanya ada yang merupakan warga Denpasar dan Gianyar serta luar provinsi Bali. Bagi yang dinyatakan reaktif dari Pulau Jawa , sesuai prosedur gugus tugas provinsi langsung kami pulangkan,” terangnya. W-003

Keterangan foto: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jembrana, dr Gusti Agung Putu Arisantha, memberikan keterangan pers di Posko Satgas Tugas Jembrana, Minggu (3/5/2020).(prm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Bantu Penanganan  Covid -19, Wabup Kembang Sumbangkan Seluruh Gajinya.

Ming Mei 3 , 2020
NEGARA – fajarbali.com | Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan  menyerahkan seluruh  gajinya untuk membantu penanganan covid-19 di Jembrana. Sumbangan gaji tersebut diterima Kepala BKPSDM Jembrana , I Made Budiasa, yang selanjutnya diserahkan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 di Jembrana, di Posko Gugus Tugas, Jumat (1/5/2020).