Internal KRB Sambut Baik Surat Tugas DPP Partai Golkar

Adanya surat tugas dari DPP Partai Golkar kepada Ketut Sudikerta soal posisi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pada Pilgub Bali 2018 mendatang, langsung mendapat respon dari partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB). Partai KRB langsung berkoordinasi dengan DPP masing-masing untuk segera mengeluarkan rekomendasi.

DENPASAR-fajarbali.com | Misalnya saja Partai Gerindra. Ketua DPD I Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan DPP Partai Gerindra. “Saya langsung telepon Pak Prabowo. Saya laporkan semua,” ujarnya, Selasa (02/01/2017).

Dari hasil koordinasi, DPP sangat menyambut baik adanya surat tugas terhadap Ketut Sudikerta yang ditugaskan untuk mengisi posisi Cawagub Bali. Bahkan, DPP Partai Gerindra semakin yakin akan memenangkan Pilgub Bali dengan adanya Paket Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) yang diusung oleh KRB. “Pak Prabowo sudah sepakat, semakin optimis mengusung itu,” yakinnya.

Mengenai adanya isu bahwa Sudikerta menyiapkan tiga nama pengganti pendamping Rai Mantra yakni, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, dan Wayan Geredeg. Gus Sukarta tidak mau berpolemik terkait hal itu, bahkan ia optimistis paket Mantra-Kerta akan diusung KRB. “Oh ya biasalah itu, nanti hasilnya kan maksimal,” jelasnya.

Jika tak ada halangan, pihaknya akan segera berangkat ke Jakarta untuk mengambil rekomendasi DPP Partai Gerindra pada Pilgub Bali 2018. Rencananya, kedua kandidat nantinya akan diajak juga untuk bertemu dengan Prabowo di Jakarta. “Saya tanggal 4 ke Jakarta ke DPP. Mungkin kandidat juga akan diajak,” akunya.

Sementara itu, Partai Demokrat Bali yang juga tergabung dalam KRB menyatakan jika Paket Dharma-Kerta sudah final. Jika nantinya muncul nama-nama lain diluar paket tersebut, pihaknya enggan menanggapi. “Ini kan udah final, rekomendasi sudah keluar. Kita juga sudah komunikasi dengan kedua belah pihak,” terang Ketua DPD I Partai Demokrat Bali Made Mudarta.

Pernyataan Mudarta juga disanggah oleh Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Putu Rudana Supadma. Menurutnya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP akan menjadi tanggung jawab dari DPD I. Pasalnya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Majelis Tinggi DPP Demokrat berdasarkan aspirasi dari DPD I Partai Demokrat Bali. Kendati demikian, pihaknya terus berkomunikasi dengan DPD I Partai Demokrat Bali mengenai perkembangan dan dinamika diinternal KRB.

“Itu kan aspirasi dari daerah. Keluar atas nama masukan daerah. Rekom (Rekomendasi) masih itu, final. Tapi kami terus komunikasi,” pungkasnya. (her)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Terkait Penyegelan SDN 1 Buduk, Komisi IV DPRD Badung akan Cek ke Lokasi

Sel Jan 2 , 2018
Penyegelan Sekolah Dasar Negeri (SD) 1 Buduk, di Kecamatan Mengwi, membuat sejumlah kalangan prihatin atas kondisi pendidikan di sekolah tersebut. Bahkan Komisi IV DPRD Badung akan ikut melakukan mediasi terkait masalah aset yang berujung pada penyegelan sekolah.  Save as PDF

Berita Lainnya