IAPI Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Ketua Umum IAPI menyampaikan Future Procurement is Excellence in Collaboration, pengadaan barang/jasa adalah bagaimana meningkatkan value creation dalam kolaborasi berbagai stakeholder yang terkait.

KONFERENSI PERS di sela Indonesia Procurement Forum and Expo (IPFE) yang digelar IAPI ke-6 2022 di Kuta, Badung, Rabu (19/10).

 

MANGUPURA – fajarbali.com | Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) menggelar Indonesia Procurement Forum and Expo (IPFE) ke-6 tahun 2022 di Harris Hotel and Residence di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Rabu (19/10/2022).

Acara tahunan yang digelar sejak tahun 2014, kali ini mengusung tema ‘Building up Excellence in Procurement’, serta digelar 18−20 Oktober 2022 dibuka secara resmi 19 Oktober 2022 oleh Gubernur Bali yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Dewa Made Indra, Kepala LKPP Hendrar Prihadi dan Ketua Umum IAPI Sonny Sumarsono secara bersama-sama, telah menunjukkan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Pusat dan Organisasi Profesi Ahli Pengadaan Barang/Jasa.

Ketua Panitia IPFE 2022, Yuswanto mengatakan, acara ini juga merupakan langkah konkret upaya mendukung Indonesia sebagai tuan rumah International Federation of Purchasing and Supply Management (IFPSM) – World Summit tahun 2022.

Antusias peserta begitu besar, kata Yuswanto, mencapai lebih dari 2.000 peserta dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah serta swasta, sehingga cukup signifikan berkontribusi mendukung tercapainya tujuan pengadaan barang/jasa pemerintah terutama untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, serta selaras dengan kebijakan mendorong penggunaan barang/jasa dalam negeri dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Foto: (Ki-ka) Ketua Umum IAPI Sonny Sumarsono, Kepala LKPP Hendrar Prihadi, Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra.

Ketua Umum IAPI menyampaikan Future Procurement is Excellence in Collaboration, pengadaan barang/jasa adalah bagaimana meningkatkan value creation dalam kolaborasi berbagai stakeholder yang terkait.

Dan, penyelenggaraan IPFE 2022 sendiri merupakan model kolaboratif yang fully sponsorship yang di dalamnya terbagi atas beberapa kelas seminar dan diskusi panel dengan materi pembahasan berbagai isu-isu terkini di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. “Acara ini berlangsung selama tiga hari. Dan peserta tidak dipungut biaya karena kita didukung para sponsor,” kata Soony.

Kepala LKPP, Hendrar Prihadi menekankan kembali bahwa pasca pandemi Covid-19 perlu upaya keras untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, untuk mewujudkan mimpi Indonesia TOP-4 menuju Indonesia Emas-2045.

Salah satunya melalui Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, meningkatkan peran serta Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi, serta mempercepat penyerapan APBN dan APBD, memastikan pengadaan bersih dan bebas dari KKN, serta efisiensi pembelanjaan pemerintah yang didukung oleh TOP procurement (trusted/terpercaya, Opened/terbuka dan Participative terutama Pelaku Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi. (Gde)

Next Post

Cegah Kecurangan dan Korupsi di LPD,Pengelola se-Kabupaten Klungkung Dikumpulkan

Kam Okt 20 , 2022
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menghadiri sosialisasi pencegahan fraud dan korupsi kepada pengelola LPD se-Kabupaten Klungkung. SEMARAPURA-fajarbali.com I Akhir-akhir ini, persoalan di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang dikelola desa adat makin mencuat. Nah, untuk mengantisipasi tindak kecurangan (fraud) dan korupsi pada LPD di Kabupaten Klungkung, seluruh pengelola LPD dikumpulkan […]
4 (1)-0d3375e5